Dugaan Korupsi Seragam Apel Siaga KONI di Kemenpora, Dua Saksi Sudah Digarap Jaksa

- Kamis, 19 Desember 2019 | 08:58 WIB
Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mukri saat jumpa pers di Kejaksaan Agung, Jakarta (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)
Kapuspenkum Kejaksaan Agung, Mukri saat jumpa pers di Kejaksaan Agung, Jakarta (Tribunnews.com/Igman Ibrahim)

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- Kejaksaan Agung telah memeriksa dua orang saksi untuk mendalami dugaan korupsi pengadaan seragam apel siaga Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) tahun 2017.

Kedua saksi itu adalah Ketua Panitia Pengadaan Barang dan Jasa di KONI Pusat Badrutaman dan Sekretaris Panitia Pengadaan Barang dan Jasa di KONI Pusat tahun 2017 Dwi Ratna Yudha.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung (Kapuspenkum) Mukri menuturkan, pemeriksaan terhadap keduanya dilakukan oleh Tim Jaksa Penyidik Pidsus Kejaksaan Agung pada Selasa (17/12/2019) lalu. 

“Dugaan kerugian negara dalam pengadaan itu mencapai Rp 3 miliar 100 juta,”ujar Mukri dalam keterangannya di Jakarta.

Kasus ini bermula pada tahun 2017. KONI Pusat mengajukan Proposal Dana Bantuan kepada Kemenpora sebesar Rp 25 miliar untuk pengawasan dan pendampingan (wasping) pada persiapan Sea Games 2018.

“Dana tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya,”ujar Mukri yang baru saja ditugaskan sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Tengah (Kajati Kalteng) itu.

Adapun perincian dana itu, senilai Rp 6,5 miliar digunakan secara pribadi oleh Sekjen KONI. Senilai Rp 6,3 miliar diambil kembali oleh Kemenpora. Selanjutnya, sebanyak Rp 1,6 miliar digunakan untuk membayar BPJS dan honor-honor KONI di tahun 2018. Sisanya Rp 3,1 miliar dipergunakan untuk pengadaan seragam apel siaga KONI yang prosesnya tanpa melalui prosedur yang berlaku.

Pengadaannya tidak merujuk pada Petunjuk Teknis Pengadaan Barang dan Jasa Nomor 61A tahun 2017 di Lingkungan KONI yang menyatakan pengadaan barang dengan nilai barang di atas Rp200 juta dilakukan dengan metode pemilihan/penawaran. 

“Namun dilaksanakan dengan metode penunjukan langsung oleh Koni Pusat,” tutup Mukri.

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Kick-Off Program Pemberdayaan PNM Tahun 2022

Jumat, 7 Januari 2022 | 14:40 WIB
X