Walhi: Pemindahan Ibu Kota Akan Rusak Lingkungan di Kaltim

- Selasa, 17 Desember 2019 | 19:48 WIB
Peta Kaltim (Wartabromo.com)
Peta Kaltim (Wartabromo.com)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Wahana Lingkungan Hidup Indonesia mengungkapkan, bila ibu kota negara jadi dipindah dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur, maka akan berdampak kehancuran lingkungan di daerah tersebut dan lainnya.

Kepala Departemen Advokasi Walhi Zenzi Suhadi mengatakan, ibu kota">pemindahan ibu kota negara ke Kaltim itu menyebabkan fragmentaris ekosistem yang bermuara pada kehancuran lingkungan hidup.

Hal itu dikatakan Zenzi dalam diskusi bertajuk 'Ibu Kota Baru untuk Siapa?' di Kantor YLBHI, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (17/12/2019).

Selain berakibat terhadap kehancuran lingkungan, Zenzi juga mengatakan ibu kota">pemindahan ibu kota berpotensi menimbulkan terjadinya tukar guling konsesi pertambangan.

"Jadi memindahkan ibu kota ke Kaltim sebenarnya akan memperluas kehancuran lingkungan, bukan hanya di Kaltim dan Jakarta, tetapi juga provinsi lain, termasuk tukar guling untuk konsesi lain," kata Zenzi.

Zenzi memprediksi, ibu kota">pemindahan ibu kota baru juga berdampak besar terhadap Jakarta. Sebab, Jakarta yang memerlukan pembenahan besar-besaran bakal terbengkalai.

"Ketika Jakarta ditinggalkan, maka pembenahan Jakarta tidak akan serius dilakukan pemerintah," kata dia.

Zenzi menambahkan, ibu kota">pemindahan ibu kota baru juga berdampak buruk bagi kelompok masyarakat adat. Menurutnya, masyarakat adat akan berpotensi kehilangan identitasnya.

"Ketika teritorinya mengalami degradasi atau mengalami penyempitan, maka identitas mereka akan terhapus. Dia sebagai masyarakat adat, itu masih (statusnya). Tetapi, identitas dalam konteks kulturnya akan luntur," kata dia.

Halaman:

Editor: Lopi Kasim

Tags

Terkini

Cek! Cara Dapat BLT UMKM Rp 1,2 Juta Tanpa Harus Antre

Minggu, 19 September 2021 | 09:37 WIB

3 Doa yang Dianjurkan Diamalkan di Hari Jumat

Jumat, 17 September 2021 | 07:39 WIB
X