Presiden Harus Pimpin Pemulihan Kondisi di Wamena

- Kamis, 3 Oktober 2019 | 14:59 WIB
Warga menunggu pesawat Hercules di Pangkalan TNI AU Manuhua untuk meninggalkan Wamena/Antara
Warga menunggu pesawat Hercules di Pangkalan TNI AU Manuhua untuk meninggalkan Wamena/Antara

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Presiden Joko Widodo harus memerintahkan Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Wamena melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi fasilitas warga yang terdampak kerusuhan.

Menurut Ketua Umum Generasi Muda Mathla'ul Anwar (Gema MA) Ahmad Nawawi, hal itu diharapkan dapat mempercepat pulihnya aktivitas dan kegiatan masyarakat di Wamena.

''Presiden Joko Widodo agar segera memerintahkan aparat keamanan memastikan terjaganya keamanan dan keselamatan seluruh warga masyarakat di Wamena pasca terjadi kerusuhan,'' katanya, Kamis (3/10/2019). 

AYO BACA : Komnas HAM: Pengungsi dari Papua Juga Butuh Bantuan Kemanusiaan

Ahmad mengimbau seluruh pihak untuk menahan diri dan tidak terprovokasi melakukan tindakan di luar hukum, yang justru akan kontraproduktif dan berpotensi melebarkan konflik di Papua.

''Kami mendesak aparat kepolisian dan TNI untuk mengambil tindakan hukum tegas terhadap siapapun yang terbukti menjadi dalang dan pelaku kerusuhan. Sampai tercipta kembali situasi yang aman dan kondusif di Wamena,'' jelasnya.

Pihaknya menyatakan keprihatinan atas kerusuhan berlatar belakang SARA di Kota Wamena yang menyebabkan 31 orang meninggal dunia dan ribuan orang terpaksa mengungsi.

''Semua pihak menjadi cooling system di tengah masyarakat. Karena kita dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote adalah satu bangsa Indonesia,'' tegas Ahmad. 

AYO BACA : Sampai Kemarin, Sudah 11.646 Orang Tinggalkan Wamena

Halaman:

Editor: Wahyu Sabda Kuncahyo

Tags

Terkini

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X