Polda Jatim Segera Masukkan Veronica Koman ke Dalam DPO

- Sabtu, 7 September 2019 | 15:38 WIB
Veronica Koman/Tempo
Veronica Koman/Tempo

SURABAYA, AYOJAKARTA.COM — Kepolisian Daerah Jawa Timur segera menerbitkan surat daftar pencarian orang (DPO) untuk Veronica Koman (VK), tersangka kasus dugaan hoaks yang berujung kerusuhan di Papua.

Veronica dianggap memprovokasi kerusuhan di beberapa daerah Papua setelah kasus rasialisme di Asrama Mahasiswa Papua, Jalan Kalasan, Surabaya, pada 17 Agustus 2019.

"Sekarang arahnya proses ke sana (penetapan DPO). Tapi, sementara ini kami berupaya melakukan pendekatan kepada keluarganya agar VK kembali ke Indonesia," ujar Kapolda Jatim Irjen Luki Hermawan, di Mapolda Jatim, Surabaya, Sabtu (7/9/2019).  

Ia lanjutkan, penyidik telah mendatangi rumah Veronica, masing-masing di Jakarta Barat dan Jakarta Selatan, sekaligus melayangkan surat panggilan sebagai tersangka.

"Namun upaya itu belum membuahkan hasil. Harapan kami, pihak keluarga bisa membantu, sehingga VK pulang dan mempertanggungjawabkan perbuatannya," ujarnya.
Polda Jatim sudah meminta bantuan Divhubinter Mabes Polri untuk memudahkan penangkapan dan membantu melakukan konfirmasi kepada negara tempat Veronica bersembunyi.

"Kami juga sudah bekerja sama dan koordinasi dengan Badan Intelijen Negara (BIN), Interpol, Kementerian Luar Negeri (Kemenlu), termasuk Ditjen Imigrasi," kata jenderal polisi bintang dua tersebut.

Status tersangka Veronica Koman diterbitkan Polda Jatim. Polisi menyebut Veronica terbukti melakukan provokasi di media sosial twitter yang ditulis dengan menggunakan bahasa Inggris dan disebar ke dalam negeri maupun luar negeri.

Veronica dijerat dengan pasal berlapis yakni UU ITE KUHP pasal 160 KUHP, kemudian UU 1/1946 dan UU 40/2008 tentang Penghapusan Suku, Etnis dan Ras.

Editor: Aldi Gultom

Tags

Terkini

Covid-19 Akan Melemah dan Jadi Flu Biasa Kata Ahli

Minggu, 26 September 2021 | 14:57 WIB

Tanya Jawab BSU atau BLT Pekerja Tahap 4 dan Tahap 5

Sabtu, 25 September 2021 | 15:37 WIB

Hampir di 1.300 Sekolah Ditemukan Klaster Covid-19

Kamis, 23 September 2021 | 13:34 WIB
X