Pernah jadi Jubir Gus Dur hingga Anggota Wantimpres, Gus Yahya Jadi Ketum PBNU Gantikan Said Aqil

- Jumat, 24 Desember 2021 | 11:41 WIB
KH Yahya Cholil Staquf (AP via Republika)
KH Yahya Cholil Staquf (AP via Republika)

LAMPUNG, AYOJAKARTA.COM—Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) punya nahkoda baru. Adalah KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya yang terpilih menjadi Ketua Umum PBNU Periode 2021-2026 menggantikan ketua umum sebelumnya KH Said Aqil Siroj.

Gus Yahya berhasil memenangkan pemilihan ketua umum pada Muktamar ke-34 NU di Lampung, Jumat (24/12/2021) dengan berhasil meraih 337 suara. Sedangkan KH Said Aqil Siroj meraih suara 210.

Total suara yang diperebutkan 548, dari mulai pengurus cabang, wilayah maupun luar negeri, sementara yang dinyatakan tidak sah satu suara.

Baca Juga: Menggandeng Pasifik Sakti Enjiniring, PBNU Bersiap Jualan Sepeda Motor Listrik

Profil Gus Yahya
Gus Yahya, lahir di Rembang, Jawa Tengah, 16 Februari 1966. Ia merupakan kakak kandung Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Pada 31 Mei 2018, Presiden Joko Widodo melantik Yahya sebagai salah satu anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Jauh sebelumnya, Gus Yahya pernah menjadi juru bicara almarhum Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, presiden keempat RI.

Mengerucut
Melansir SuaraBogor.id-jaringan Ayojakarta.com, Jumat, sebelum mengerucut pada dua nama, muncul sosok mantan Waketum PBNU As'ad Said Ali, Ketua PWNU Jawa Timur KH Marzuqi Mustamar, dan KH Ramadhan Buayo. Namun ketiganya gagal memenuhi syarat minimal 99 suara di penjaringan bakal calon Ketum PBNU.

Baca Juga: Gempa Mamuju dan Majene, PBNU: Setop Hoaks dan Ujaran Kebencian

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Aduh!  Brian Personil SO7 Hengkang, Ada Apa?

Rabu, 11 Mei 2022 | 15:25 WIB

Polri Tembak Mati Satu DPO Kelompok Teroris MIT

Jumat, 29 April 2022 | 07:55 WIB
X