Kasus Covid-19 Eropa Meningkat, Menkes Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada Saat Libur Nataru

- Selasa, 23 November 2021 | 06:33 WIB
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / tangkapan layar
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin / tangkapan layar

TEBET, AYOJAKARTA - Peningkatan kasus Covid-19 di beberapa negara di Eropa membuat pemerintah tak boleh lengah. Terutama saat menghadapi periode libur Natal dan Tahun Baru. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pemerintah terus memantau perkembangan situasi pandemi Covid-19 secara global. Hal ini demi mengantisipasi potensi lonjakan gelombang ketiga. 

“Semua gerakan atau kejadian kasus di negara-negara luar negeri ini kita pelajari dengan ketat, kita awasi dengan ketat dan kita laporkan ke Bapak Presiden agar membuat kita tetap waspada terutama di masa Nataru ini,” kata Budi dalam keterangan resminya, Senin 22 November 2021.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, meski ada peningkatan kasus di Eropa, namun negara-negara lain seperti India justru sudah mengalami pelandaian. 

“India yang dulu pernah puncaknya terkena delta, sekarang masih landai sesudah 195 hari. Contohnya juga Afrika Selatan pernah kena delta juga sekarang melandai sudah 134 hari. Indonesia 124 hari, Maroko 101 hari, dan Jepang 86 hari,” ujar Budi.

Di sisi lain, pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi pandemi di seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Namun, Budi mengingatkan seluruh masyarakat untuk tetap waspada terhadap kenaikan kasus di setiap daerah. Utamanya dalam menjalankan disiplin protokol kesehatan. 

"Walaupun memang jumlahnya masih kecil, positivity rate-nya masih rendah, BOR rumah sakitnya juga masih rendah, tapi kita mengikuti daerah-daerah ini agar jangan sampai kita terlambat kalau nanti ada kenaikan,” katanya. 

Pmerintah daerah ikut diminta memperhatikan dan meningkatkan kedisiplinan dalam pengetesan dan pelacakan di daerahnya masing-masing. Hal ini dinilai penting untuk mencegah adanya gelombang baru.

"Jadi testing harus dilakukan terhadap orang-orang kontak erat hasil dari tracing. Kami melihat kota-kota yang ada kenaikan disiplin untuk tracing kontak eratnya dan melakukan testing bagi orang yang didefinisikan sebagai kontak kerat sudah sangat rendah,” ujar dia. 

Halaman:

Editor: Firda Puri

Tags

Terkini

Galau Webcam Diretas? Ini 6 Cara Deteksi

Senin, 29 November 2021 | 19:00 WIB
X