Hindari Gelombang 3 Covid-19, Pemerintah Ambil Langkah Preventif

- Jumat, 19 November 2021 | 18:19 WIB
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito  (Dok. Satgas Covid-19)
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito (Dok. Satgas Covid-19)

TEBET, AYOJAKARTA - Pemerintah memilih mengambil langkah preventif demi menghindari potensi gelombang 3 Covid-19 yang bisa terjadi pada periode libur Natal dan tahun baru (Nataru).

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menjelaskan bahwa langkah preventif merupakan pilihan yang lebih baik dibanding kuratif. 

"Tidak bosan saya sampaikan bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, langkah preventif dari perilaku yang dapat meningkatkan potensi penularan," kata Wiku dalam keterangan resminya belum lama ini. 

"Karena, apabila tingkat penularan dan mobilitas penduduk dapat dikendalikan, serta cakupan vaksinasi dan kepatuhan protokol kesehatan terus meningkat, maka semakin rendah potensi terjadinya kenaikan kasus pasca libur panjang," lanjut dia. 

Lebih jauh ia mengungkapkan, setidaknya ada empat indikator yang bisa memicu lonjakan kasus Covid-19 pada periode Nataru. Keempatnya yaitu mobilitas penduduk, cakupan vaksinasi, kepatuhan protokol kesehatan dan angka Reproduksi efektif (RT) atau tingkat penularan/infektivitas virus.

"Bukan tidak mungkin kita dapat menekan potensi kenaikan kasus pada periode libur Nataru nanti apabila seluruh Pemerintah Daerah dan masyarakatnya bahu membahu," ujar Wiku.

"Ini dalam menjaga mobilitas penduduk, meningkatkan cakupan vaksinasi dosis ke-2, serta melaksanakan protokol kesehatan baik memakai masker maupun menjaga jarak dengan baik," tambahnya. 

 

 

Halaman:

Editor: Firda Puri

Tags

Terkini

Galau Webcam Diretas? Ini 6 Cara Deteksi

Senin, 29 November 2021 | 19:00 WIB
X