KARTU PRAKERJA: Gelombang 21 Bisa Jadi yang Terakhir di Tahun 2021

- Jumat, 17 September 2021 | 08:36 WIB
Kartu Prakerja (prakerja.go.id)
Kartu Prakerja (prakerja.go.id)

TEBET, AYOJAKARTA -- Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja telah membuka gelombang 21 pada Kamis, 16 September 2021 pukul 12.00 WIB. Gelombang 21 Kartu Prakerja memiliki kuota sebesar 754.929 orang. 
 
Head of Communications Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja Louisa Tuhatu mengatakan, kuota tersebut berasal dari sisa kuota anggaran semester II sebesar Rp 20 Triliun namun ditambahkan sebesar Rp 1,2 Triliun. 
 
Adanya penambahan anggaran menandakan bahwa anggaran Kartu Prakerja untuk semester II 2021 sudah habis. Lantas, apakah gelombang 21 merupakan gelombang terakhir?
 
"Dari setiap gelombang biasanya ada yang dicabut kepesertaannya karena tidak membeli pelatihan pertama dalam waktu 30 hari. Lewat dari waktu itu maka kepesertaannya akan dicabut. Kepesertaan yang dicabut ini nantinya akan dipulihkan dalam gelombang tambahan," jelas Louisa kepada awak media ketika ditanya kemungkinan adanya gelombang berikutnya, Jumat 17 September 2021. 
 
Nantinya, pendaftar yang lolos di gelombang 21, berhak mendapatkan insentif uang tunai sebesar Rp 3.55 juta dari program Kartu Prakerja. 
 
Rincian insentif sebesar Rp 3.55 juta yaitu Rp 1 juta untuk pembelian pelatihan (tidak dapat dicairkan), Rp 600 ribu selama 4 bulan yang akan dicairkan ke rekening masing-masing setelah menyelesaikan pelatihan, menerima sertifikat, dan memberikan rating atau ulasan, dan Rp 150 ribu untuk insentif survei, yang juga akan masuk ke rekening masing-masing.
 
Saat ini, Kartu Prakerja bekerjasama dengan 7 mitra pelatihan. Mitra pelatihan tersebut yaitu Kemnaker, Pijar Mahir, Tokopedia, Mau Belajar, Bukalapak, Pintaria, dan Sekolahmu.
 
Dalam 7 mitra pelatihan itu, ada banyak pelatihan yang dapat diambil oleh para penerima Kartu Prakerja, baik yang sesuai dengan skill maupun minat. Nantinya, mereka harus menyelesaikan pelatihan yang dipilih untuk mendapatkan sertifikat dan memberikan rating atau survei, guna pencairan insentif.

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Hore! Anak di Bawah 12 Tahun Kini Boleh Naik KRL

Jumat, 22 Oktober 2021 | 06:15 WIB

Ini Besaran Gaji PNS untuk Lulusan SMA atau SMK

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:17 WIB

Ini Pelonggaran Aktivitas PPKM Level 2 dan 3

Selasa, 19 Oktober 2021 | 13:19 WIB
X