Polri akan Beri Sanki Kepada Penimbun Minyak Goreng

- Jumat, 21 Januari 2022 | 16:03 WIB
Ilustrasi minyak goreng kemasan di toko ritel. (Pixabay)
Ilustrasi minyak goreng kemasan di toko ritel. (Pixabay)

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM -- Polri akan menindak tegas terhadap penimbun yang menjual minyak goreng dengan harga tinggi. 

Pemerintah telah menetapkan harga minyak goreng perliter sebesar Rp 14 ribu. Kebijakan ini mulai berlaku di seluruh wilayah Indonesia sejak Rabu 19 Januari 2022 lalu. 

Karopenmas Divhumas Polri, Brigjen Pol Ahmad Ramadhan, mengatakan Polri akan terus mengawal kebijakan minyak goreng satu harga. 

Baca Juga: Dear Warga Jakarta, Tengok Tips Pemprov DKI Siasati Harga Minyak Goreng yang Meroket

"Kami akan melakukan penindakan bila ada upaya aksi borong dan penimbunan, khususnya minyak goreng kemasan premium," ujarnya, Jumat (21/1/2022). 

Tak hanya melakukan pengawasan harga minyak goreng, Polri juga membentuk tim yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia guna mengawal proses hingga distribusi minyak goreng

Baca Juga: 3.000 Liter Minyak Goreng Bersubsidi Didistribusikan di Bazar KemenPUPR

Nantinya, jika Polri menemukan oknum yang menimbun minyak goreng dan menjualnya dengan harga lebih tinggi, maka Polri tak segan untuk memberikan sanksi. 

Denda yang akan diberikan Polri kepada penimbun minyak goreng mencapai Rp 50 Miliar, serta hukuman pidana 5 tahun penjara.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X