Jubir Pemerintah Sebut Tidak Ada Kenaikan Kasus Covid-19 Setelah Natal dan Tahun Baru

- Selasa, 4 Januari 2022 | 19:15 WIB
Ilustrasi. Warga tengah menyaksikan pesta kembang api saat malam Tahun Baru. (Republika )
Ilustrasi. Warga tengah menyaksikan pesta kembang api saat malam Tahun Baru. (Republika )

AYOJAKARTA.COM -- Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengungkapkan tidak ada lonjakan kasus setelah periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022

"Kita baru saja berhasil melewati periode libur Natal dan Tahun Baru 2022 tanpa adanya lonjakan kasus. Bahkan kita berhasil mempertahankan penurunan kasus di tengah melonjaknya kasus dunia dan tantangan varian baru yaitu Omicron," jelas Wiku dalam konferensi pers Perkembangan Penanganan Covid-19 di Indonesia yang disiarkan YouTube BNPB, Selasa (4/1/2022).

Dikutip dari suara.com, Wiku lantas memperlihatkan perbedaan kondisi antara awal tahun 2021 dengan 2022. Pada periode November 2020 sampai Januari 2021, kasus positif konsisten mengalami kenaikan yang signifikan hingga mencapai puncak pertama. Bahkan menurutnya penambahan kasus pada pekan pertama 2021 mencapai 52.694 kasus positif.

Jumlah tersebut berasal dari lima provinsi yang menyumbangkan kasus positif tertinggi yakni DKI Jakarta 13.317 kasus, Jawa Barat 7.832 kasus, Jawa Tengah 6.726 kasus, Jawa Timur 6.375 kasus, dan Sulawesi Selatan 3.656 kasus.

Berbeda dengan tahun lalu, tren penurunan kasus justru terjadi sejak Juli 2021 hingga awal Januari 2022.

"Bahkan penambahan kasus pada minggu pertama Januari 2022 hanya sebesar 1.409 kasus ini jauh lebih sedikit dibanding awal tahun lalu yang mencapai 52 ribu kasus."

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X