LRT Jabodebek Tanpa Masinis Dimulai Agustus 2022, KAI Siapkan 123 Train Attendant, Apa Fungsinya?

- Selasa, 23 November 2021 | 20:01 WIB
LRT (Pixabay)
LRT (Pixabay)

TEBET, AYOJAKARTA.COM - Light Rail Transit (LRT) akan beroperasi tanpa masinis pada Agustus 2022, alias menggunakan sistem kendali kereta berbasis komunikasi atau Communication Base Train Control (CBTC).

VP Public Relations PT KAI, Joni Martinus mengatakan, sebagai gantinya, PT KAI (Persero) selaku operator bakal menyiapkan petugas train attendant tiap satu rangkaian LRT Jabodebek.

"Nantinya, terdapat 2 orang petugas pada setiap rangkaian LRT Jabodebek, yaitu 1 orang train attendant dan 1 orang Security," ujar Joni dalam keterangan resminya, Selasa (23/11).

Baca Juga: Polisi Tangkap Maling Motor yang Bersembunyi di Atap Rumah Warga di Cakung

Joni menjelaskan, train attendant bertugas untuk memastikan segala sesuatu terkait LRT Jabodebek berjalan normal, memberikan informasi kepada pelanggan, serta memberikan pelayanan kepada pelanggan dan mereka selalu mobile di dalam kereta, serta tidak mengoperasikan sarananya dalam operasi normal.

"Hal tersebut dikarenakan, pengoperasian LRT Jabodebek dilakukan secara otomatis dari Operation Control Center (OCC) atau Backup OCC secara terpusat," jelasnya.

"Pada saat terjadi gangguan, train attendant bertugas mengemudikan dengan kecepatan terbatas dan membuka-tutup pintu LRT Jabodebek," sambungnya.

Baca Juga: Dua Anggota Pemuda Pancasila Dinyatakan Sebagai Tersangka Terkait Bentrokan dengan FBR di Ciledug

Joni menyebutkan, KAI saat ini sedang menyiapkan 123 orang train attendant untuk bertugas di 27 rangkaian kereta LRT Jabodebek (4 cadangan).

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X