Pemerasan Ketua LSM Tamperak pada Anggota Polri, Begini Kronologisnya  

- Selasa, 23 November 2021 | 15:23 WIB
Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat menciduk Ketua DPP LSM Tamperak Kepas Penagean Pangaribuan di kantornya yang berada di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Senin (22/11/2021) petang. (Dok. Polres Metro Jakarta Pusat)
Satreskrim Polres Metro Jakarta Pusat menciduk Ketua DPP LSM Tamperak Kepas Penagean Pangaribuan di kantornya yang berada di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan pada Senin (22/11/2021) petang. (Dok. Polres Metro Jakarta Pusat)

 

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Pelaporan kasus pemerasan terjadi lagi. Kali ini laporan kasus pemerasan datang dari anggota Polres Metro Jaya Jakarta Pusat.

Tersangka yang dilaporkan yakni Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tameng Perjuangan Rakyat Antikorupsi (Tamperak), Kepas Penagean Pangaribuan (36).

Penangkapan Kepas Ketua LSM Tamperak ini laporan dari anggota Polri yang menjadi satgas kasus pembegalan yang menewaskan karyawati Basarnas.

Ia diduga melakukan pemerasan kepada satgas anggota Polri ini dengan meminta sejumlah uang senilai Rp2,5 miliar.

Melansir dari Suarajakarta.id jaringan Ayojakarta.com Selasa (23/11/2021) dijelaskan lenangkapan Ketua LSM Tamperak ini  dilakukan di kawasan Petukangan Selatan, Jakarta Selatan, Senin (22/11/2021) sore kemarin.

Baca Juga: Lokasi Operasi Zebra Polda Metro Jaya Digelar 2 Pekan Mulai 15 November 2021

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi menjelaskan kronologi penyebab penangkapan Kepas.

"Awalnya dia minta Rp 2,5 miliar. Turun, turun, turun terakhir minta 250 juta," kata Hengki.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X