Polda Metro Jaya Gelar Operasi Zebra Jaya 2021 mulai 15-28 November 2021

- Sabtu, 13 November 2021 | 13:28 WIB
Ilustrasi - Catat! Ini Skema Ganjil Genap TMII dan Ancol Setiap Weekend (dok. istimewa)
Ilustrasi - Catat! Ini Skema Ganjil Genap TMII dan Ancol Setiap Weekend (dok. istimewa)
 
TEBET, AYOJAKARTA -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan menggelar Operasi Zebra Jaya 2021 mulai 15-28 November 2021.
 
Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, mengatakan Operasi Zebra Jaya 2021 akan dilaksanakan selama 14 hari. 
 
"Hari Senin besok tanggal 15 November sampai 28 November selama 14 hari kami akan laksanakan Operasi Zebra Jaya 2021 yang dilakukan personel gabung Ditlantas, Dishub dan Satpol PP," ujarnya, Jumat 13 November 2021.
 
Sambodo menjelaskan pada operasi kali ini, petugas kepolisian akan melakukan penertiban terhadap penggunaan knalpot bising, penggunaan rotator, pengguna sirene yang tidak sesuai ketentuan hingga hingga balap liar.
 
"Beberapa pelanggaran tertentu yang jadi atensi dan keluhan masyarakat, contoh pelanggaran pengguna sirene dan rotator yang tidak pada tempatnya. Terkait dengan ini saya tegaskan semua kendaraan pelat hitam tidak boleh menggunakan rotator maupun sirine. Karena itu hanya boleh untik kendaraan dinas dan itu pun sudah ditentukan," jelasnya. 
 
Selain itu, menurut Sambodo, masih banyak pengendara kendaraan pelat hitam yang menggunakan rotator dan sirene. Dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, penggunaan rotator dan sirene hanya diperbolehkan untuk kendaraan tertentu.
 
"Kedua adalah penggunaan TNKB yang tidak sesuai. Kita akan cek kendaraannya yang selama ini gunakan pelat nomor khusus maupun rahasia kita akan periksa, di lapangan apakah memang dia ada STNK nya atau masang sendiri," katanya.
 
Petugas kepolisian juga akan melakukan penindakan terhadap pengendara yang melanggar kebijakan ganjil genap, ataupun menerobos jalur Transjakarta. 
 
"Pelanggaran yang jadi atensi kita adalah ganjil genap dan pelanggaran yang berpotensi timbulkan laka lantas seperti melawan arus, speeding, pelanggaran jalur busway," tuturnya. 
 
Operasi akan digelar di Provinsi DKI Jakarta, Kabupaten Tangerang, Kota Depok, Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Bekasi dan Kota Bekasi.
 
"Kami akan lakukan penegakan hukum secara mobile dengan gunakan unit-unit patroli mobile dan akan laksanakan penindakan apabila ditemukan pelanggaran UULAJ. Kita lakukan mobile di Jalan Fatmawati, Panglima Polim, Sisingamangaraja, TB Simatupang. Lalu di BKT, DI panjaitan, Sutoyo, S Parman. Kemudian di Roxy, Daan Mogot. Lalu di Jakarta Pusat di Gunung Sahari," jelasnya. 

 

 

Editor: Firda Puri

Tags

Terkini

Penumpang KRL Turun 1 Persen Dibanding Pekan Lalu

Senin, 15 November 2021 | 18:13 WIB

Ini Persiapan Pemprov DKI Antisipasi Curah Hujan Tinggi

Minggu, 14 November 2021 | 20:59 WIB
X