KJP Plus Oktober 2021 Cair Tanggal 14 untuk SD? Cek Informasinya di Sini!

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 12:38 WIB
Kapan KJP Plus Oktober Cair & Penetapan Penerima Tahap 2 Tahun 2021: 14 Oktober?/ilustrasi (istimewa)
Kapan KJP Plus Oktober Cair & Penetapan Penerima Tahap 2 Tahun 2021: 14 Oktober?/ilustrasi (istimewa)

 

TEBET, AYOJAKJARTA - Pencairan dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Oktober 2021 tengah dinanti-nanti oleh masyarakat DKI Jakarta.

Banyak masyarkat yang mengira KJP Plus Oktober untuk jenjang SD akan dicairkan tanggal 14 setiap bulannya. Namun apakah bulan Oktober juga sama.

Menngenai pencairan KJP Plus Oktober 2021 itu UPT P4OP DKI Jakarta memberikan kabar bahawa pencairan dana KJP Plus Tahap 1 bulan Oktober saat ini sedang proses pencairan oleh Bank DKI.

Masyarakat dapat mengecek pencairan KJP Plus Oktober 2021 untuk SD melalui aplikasi JakOne Mobile.

"Silakan melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui aplikasi JakOne Mobile untuk memonitor pencairannya," tulis akun instagram resmi UPT P4OP DKI Jakarta melalui sebuah kolom komentar yang dikutip Kamis, 14 Oktober 2021.

Kartu Jakarta Pintar Plus (KJP Plus) adalah program strategis untuk memberikan akses bagi warga DKI Jakarta dari kalangan masyarakat tidak mampu untuk mengenyam pendidikan minimal sampai dengan tamat SMA/SMK dengan dibiayai penuh dari dana APBD Provinsi DKI Jakarta. Manfaat dan dampak positif yang diharapkan dari siswa penerima KJP Plus, antara lain :

•Meningkatkan akses bagi anak usia 6 sampai dengan 21 tahun untuk mendapatkan layanan pendidikan
sampai tamat satuan pendidikan menengah untuk mendukung pelaksanaan Pendidikan Menengah
Universal/Rintisan Wajib Belajar 12 Tahun.
•Meringankan biaya personal pendidikan.
•Mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah (drop out) atau tidak melanjutkan pendidikan
akibat kesulitan ekonomi.
•mendorong siswa putus sekolah (drop out) atau anak tidak sekolah agar mendapatkan layanan
pendidikan di sekolah/Sanggar Kegiatan Belajar (SKB)/Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat
(PKBM)/Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) atau satuan pendidikan nonformal lainnya.
•Meningkatkan pencapaian target Angka Partisipasi Kasar Pendidikan Dasar dan Menengah
•Meningkatkan kesiapan siswa pendidikan menengah maupun peserta pendidikan kesetaraan dan kursus
untuk memasuki pasar kerja atau melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi.

Peserta didik tidak mampu adalah peserta didik pada jenjang satuan pendidikan sekolah dasar sampai dengan menengah yang secara personal dinyatakan tidak mampu baik secara materi maupun penghasilan orang tuanya yang tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan. Kebutuhan dasar pendidikan yang dimaksud mencakup : seragam, sepatu, dan tas sekolah, biaya transportasi, makanan serta biaya ekstrakurikuler. Berdasarkan pengertian tersebut, maka untuk kepentingan pemenuhan kriteria program pemberian KJP Plus bagi peserta didik SD/SDLB/MI, SMP/SMPLB/MTs, SMA/SMALB/SMK/SMKLB/MA Tahun Anggaran 2018 sebagai berikut :

Tidak merokok dan atau mengkonsumsi narkoba
Orang tua tidak memiliki penghasilan yang memadai
Menggunakan angkutan umum
Daya beli untuk sepatu dan pakaian seragam sekolah/pribadi rendah
Daya beli untuk buku, tas, dan alat tulis rendah
Daya beli untuk konsumsi makan/jajan rendah
Daya pemanfaatan internet rendah
Tidak dapat mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang berpotensi mengeluarkan biaya.

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

DPRD DKI Minta Jakpro Profesional Kelola JIS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 17:11 WIB

KJP Plus Oktober 2021 Sudah Cair Untuk SD dan SMP

Jumat, 22 Oktober 2021 | 13:30 WIB

Polisi Tangkap Pelaku Begal Payudara di Jakarta Timur

Kamis, 21 Oktober 2021 | 12:10 WIB
X