Pemprov DKI Bantah Formula E Habiskan Dana Rp2,3 Triliun

- Kamis, 30 September 2021 | 12:53 WIB
Formula E (Republika)
Formula E (Republika)

TEBET, AYOJAKARTA - Perhelatan Formula E yang rencananya bakal digelar pada 2022 mendatang sempat disorot Fraksi PSI DPRD DKI karena tingginya commitment fee yang ditanggung APBD Jakarta, yakni mencapai Rp2,3 triliun.

Menanggapi hal tersebut, Pemprov DKI dalam keterangannya menjelaskan, commitment fee yang dibayar hanya Rp 560 miliar. "Katanya commitment fee Rp2,3 triliun faktanya adalah Rp560 miliar bukan hanya untuk tahun pertama, tapi untuk semua tahun penyelenggaraan," tulis Pemprov DKI dalam keterangannya, dikutip Kamis (30/9/2021).

Lalu, dalam keterangan itu juga dibantah biaya pelaksanaan yang disebut mencapai Rp4,4 triliun. Faktanya disebutkan, biaya pelaksanaan per tahun sekitar Rp150 miliar dan tidak dibayar oleh APBD, tapi akan bersumber dari sponsorship yang akan dilakukan oleh Jakpro.

"Tidak ada lagi tambahan biaya dari APBD untuk pelaksanaan Formula E, baik untuk 2022, 2023, dan 2024," tulis Pemprov DKI.

Selain itu, dalam perjanjian kerjasama yang terbaru, diungkapkan tidak ada keperluan untuk pembayaran bank garansi dalam jangka waktu tiga tahun. Pemprov DKI mengklaim data terbaru ini akurat, dari kesepakatan antara Jakpro dengan Formula E Operations (FEO).

"Apalagi setelah terjadi pandemi, semua rencana pelaksanaan di berbagai kota dunia dilakukan penyesuaian," ucap Pemprov DKI.

Kesimpulan dalam keterangan itu, Pemprov DKI menjelaskan pembiayaan Formula E yang berasal dari APBD 2019 sudah dibayarkan 2 tahun lalu. Lalu, pembayaran dilakukan sebelum adanya pandemi Covid-19 pada 2020. Kemudian, tak ada lagi biaya yang dikeluarkan dari APBD, baik untuk commitment fee maupun biaya penyelenggaraan ke depan.

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

X