Formula E Disentil Boros APBD, Pemprov DKI Ungkit Asian Games dan MotoGP

- Kamis, 30 September 2021 | 12:21 WIB
Formula E (Republika)
Formula E (Republika)

TEBET, AYOJAKARTA - Banyak pihak menuding pergelaran Formula E pada 2022 mendatang di DKI Jakarta merupakan pemborosan uang APBD.

Pemprov DKI melalui keterangannya seputar fakta penyelenggaraan Formula E di Jakarta mengungkapkan, ajang balap mobil listrik itu diklaim bakal bermanfaat untuk sektor ekonomi.

"Asian Games 2018, MotoGP Mandalika Maret 2022, dan Formula E Juni 2022 bukan pemborosan APBN/APBD, karena memberikan manfaat ekonomi dan reputasi yang luar biasa bagi Indonesia," tulis Pemprov DKI yang dikutip, Kamis (30/9/2021).

Disebutkan pula, hampir semua event dunia seperti Asian Games, Olimpiade, Formula 1, MotoGP, Formula E membutuhkan dana dari pemerintah, termasuk Asian Games 2018 dan Moto GP Mandalika Maret 2022.

"Formula E memberikan manfaat stimulus ekonomi dan multiplier efek yang ditimbulkan," paparnya.

Selain itu, Pemprov DKI juga menilai, penyelenggaraan Formula E akan memberikan manfaat reputasional, yakni citra Jakarta yang baik di mata dunia, sehingga dapat membuka peluang adanya turisme dan investasi.

Diketahui sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, meminta Gubernur DKI, Anies Baswedan tidak mengaburkan fakta tentang Formula E.

Ia menegaskan, ajang balap mobil listrik itu sepenuhnya dari APBD, disalurkan melalui Dinas Olahraga maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jakarta Propertindo (Jakpro) yang mendapatkan penyertaan modal daerah dari dana publik.

"Jangan bikin kesan Pemprov tidak lagi mengucurkan APBD untuk Formula E. Yang benar, Pemprov mengusulkan PMD kepada DPRD untuk Jakpro yang akan digunakan untuk Formula E," tegasnya di Jakarta, Rabu (29/9/2021) kemarin.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

X