Jangan Seenaknya! Bunyikan Klakson di Jalan Umum Ada Etikanya

- Jumat, 5 Februari 2021 | 18:09 WIB
Ilustrasi lampu merah (Pixabay)
Ilustrasi lampu merah (Pixabay)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Etika berkendara wajib dilakukan setiap pengendara di jalan raya. Aturan baku lalu lintas juga wajib dipatuhi saat berkendara sehingga tidak mengganggu dan membahayakan pengendara lainnya.

Salah satunya adalah etika dalam menggunakan klakson di jalan umum.

Kewajiban mengenai klakson sendiri sudah diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dan Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2012 tentang Kendaraan.

Klakson sendiri memiliki fungsi sebagai alat untuk berkomunikasi antara pengemudi mobil yang satu dengan lingkungan sekitarnya, baik pengendara lain maupun pejalan kaki.

Melalui isyarat bunyi yang dihasilkan oleh klakson inilah cara seorang pengemudi berkomunikasi saat di jalan raya.

Peraturan pemerintah mencatatkan, suara klakson ini harus dapat terdengar dalam jarak 60 meter dengan rentang bunyi paling rendah berada di 83 desibel (dB) dan maksimal di 118 dB.

AYO BACA : Simak! 7 Alat yang Bisa Bikin Hemat Biaya Listrik

Di mana manusia normal mampu mendengar suara berfrekuensi 20-20.000 Hz dengan tingkat kekerasan di bawah 80 dB.

Namun, klakson bisa juga untuk menunjukkan rasa amarah atau emosi si pengendara terhadap pengguna jalan lain dan kerap memicu pertikaian antara pengendara atau pengguna jalan.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

10 Manfaat Air Mawar untuk Kulit

Minggu, 21 November 2021 | 14:02 WIB

Cara Usir Stres dan Kecemasan Menurut Ajaran Islam

Minggu, 21 November 2021 | 10:21 WIB

Ini Waktu Paling Pas untuk Minum Kopi

Minggu, 21 November 2021 | 09:09 WIB

Pengalaman Unik dari Hobi Koleksi Barang Bekas

Kamis, 18 November 2021 | 08:50 WIB

10 Tips Agar Makeup Terlihat Flawless Seharian

Selasa, 16 November 2021 | 12:10 WIB
X