Polisi Dalami Kasus Bunuh Diri Kakek Pasien PDP di RS Hermina Jatinegara

- Senin, 18 Mei 2020 | 06:49 WIB
[ilustrasi] Polisi dalami bunuh diri kakek pasien PDP di RS Hermina (dok AyoMedia)
[ilustrasi] Polisi dalami bunuh diri kakek pasien PDP di RS Hermina (dok AyoMedia)

KAMPUNG MELAYU, AYOJAKARTA.COM - Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dengan riwayat pemberat, yang merupakan seorang kakek berusia 72 tahun bunuh diri saat dirawat di Rumah Sakit Hermina Jatinegara, Jakarta Timur.

AYO BACA : Kakek Pasien PDP Bunuh Diri di RS Hermina Jatinegara

Kakek tersebut lompat dari lantai 4 Rumah Sakit, Minggu (17/5/2020) 09.30 WIB pagi. Kasat Reskrim Polrestro Jaktim, AKBP Hery Purnomo menyatakan, kakek tersebut didiagnosa memiliki dua penyakit bawaan yang memberatkan serangan virus corona.

AYO BACA : Sembuh dari Covid-19, Menhub Akui Beberapa Fungsi Tubuh Belum Normal

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif bunuh diri PDP Covid-19 berinisial MR tersebut.  

"Polisi belum pastikan korban (melompat dari lantai empat rumah sakit) berniat kabur, bisa karena faktor bunuh diri atau pemicu lain," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur, AKBP Hery Purnomo saat dikonfirmasi, Minggu (17/5/2020).

Hery menjelaskan, pihaknya masih mendalami insiden tersebut. Saat ini, kata dia, polisi telah meminta keterangan dari dua orang saksi, yakni pasien yang dirawat dalam satu ruangan bersama korban dan seorang petugas jaga rumah sakit.

Berdasarkan keterangan pasien yang berada dalam satu ruangan isolasi bersama korban, ia melihat MR membuka jendela dan langsung keluar dengan cara melompat dari lantai empat RS Hermina Jatinegara. Saksi berinisial MY itu juga menyebut, pada malam hari sebelum peristiwa tersebut terjadi, tepatnya Sabtu (16/5), korban sempat meminta pulang.

Sementara itu, sambung Hery, saksi yang sedang berjaga saat insiden itu terjadi, yakni Ismail, mendengar suara seperti sesuatu terjatuh. Ia kemudian mengecek asal suara itu dan menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia.

"Saksi 2 melihat korban dalam posisi terlentang di pintu masuk parkir dan diduga loncat dari lantai empat," ungkap Hery.

Hery mengungkapkan, korban sebelumnya didiagnosa memiliki penyakit pneumonia grafik dan diabetes dengan status terakhir sebagai PDP Covid-19. Kini, jasad korban telah dimakamkan sesuai protokol Covid-19.

"Selanjutnya, penanganan terhadap korban dilakukan SOP Covid-19," ujarnya.

AYO BACA : Janda 2 Anak Diperkosa Lalu Dibunuh, Mayat Ditemukan Tergeletak di Semak-semak

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Warga Jatinegara Dapat Bantuan 20 Gerobak UMKM

Senin, 23 Agustus 2021 | 18:34 WIB

KJP Plus Agustus 2021 Cair, Yuk Cek Rekening Bank DKI

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 06:44 WIB

KJP Agustus 2021: Mungkinkah Cair Pekan Ini?

Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:14 WIB
X