Sudah Dipermak, Asrama Haji Pondok Gede Siap Rawat Pasien Corona

- Kamis, 9 April 2020 | 10:20 WIB
Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kementerian Agama, Ali Irfan mendampingi Plt Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali, meninjau kesiapan penggunaan Gedung Utama Asrama Haji Jakarta sebagai Ruang Isolasi Covid-19, Rabu (8/4/2020).
Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kementerian Agama, Ali Irfan mendampingi Plt Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali, meninjau kesiapan penggunaan Gedung Utama Asrama Haji Jakarta sebagai Ruang Isolasi Covid-19, Rabu (8/4/2020).

PONDOK GEDE, AYOJAKARTA.COM -- Ruang isolasi bagi Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, siap digunakan. 

Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Pencegahan COVID-19 Kementerian Agama, Ali Irfan usai mendampingi Plt Sekretaris Jenderal Kemenag, Nizar Ali meninjau kesiapan penggunaan Gedung Utama Asrama Haji Jakarta sebagai Ruang Isolasi COVID-19. 

Gedung Utama Asrama Haji Jakarta telah diserahkan Menteri Agama Fachrul Razi kepada RS Haji Jakarta untuk digunakan sementara sebagai ruang isolasi COVID-19 pada 22 Maret 2020. Sejak itu, dilakukan proses penyiapan.

“Saat ini, ruangan yang sudah dapat digunakan berjumlah lima ruang. Dan bukan tidak mungkin jika diperlukan akan terus ditambah,” ucap Ali Irfan dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (9/4/2020).

Ali menyampaikan, lima ruang isolasi itu untuk penanganan COVID-19 kelas medium. Jika kemudian pasien ada yang positif, maka akan dirujuk ke rumah sakit yang sudah dijadikan rujukan nasional. 

“Keberadaan ruang isolasi ini menjadi wujud peran RS Haji Jakarta dan Kemenag untuk terlibat dalam penangangan Covid-19,” lanjutnya.  

Direktur Utama RS. Haji Jakarta, Syarif Hasan menjelaskan, ruang isolasi yang disiapkan sudah sesuai standar Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Kementerian Kesehatan, bahkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

“Setiap pasien yang PDP menempati satu kamar satu tempat tidur. Tidak boleh digabung. Hingga standarisasi pelayanan kasus di bawah pengawasan tenaga kesehatan, secara umum dan spesifik, dapat lebih maksimal,” ujar Syarif. 

Ia menjelaskan, ruang isolasi bagi pasien dalam kondisi berat tetap berada di RS. Ruangan di Asrama Haji ini untuk PDP yang stabil, tidak mempunyai gejala hingga gejala ringan.

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Warga Jatinegara Dapat Bantuan 20 Gerobak UMKM

Senin, 23 Agustus 2021 | 18:34 WIB

KJP Plus Agustus 2021 Cair, Yuk Cek Rekening Bank DKI

Sabtu, 14 Agustus 2021 | 06:44 WIB

KJP Agustus 2021: Mungkinkah Cair Pekan Ini?

Rabu, 11 Agustus 2021 | 17:14 WIB
X