Jakarta Selatan Masih Zona Merah Alias Kategori Risiko Tinggi

- Selasa, 15 Desember 2020 | 15:42 WIB
Jakarta Selatan Masih Zona Merah Alias Kategori Risiko Tinggi/ilustrasi
Jakarta Selatan Masih Zona Merah Alias Kategori Risiko Tinggi/ilustrasi

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Tinggal Jakarta Selatan wilayah pemerintahan kota di DKI Jakarta yang masih masuk kategori risiko tinggi atau sering disebut Zona Merah penyebaran Covid-19.

Hal itu berdasarkan pembaruan data yang dilakukan Satuan Tugas (Satgas) Penangangan Covid-19 pada 13 Desember 2020 seperti dilansir laman resmi lembaga tersebut, www.covid19.go.id.

Data tersebut memperlihatkan perkembangan kea rah positif. Pasalnya, berdasarkan data 6 Desember, tiga wilayah pemerintahan di DKI yang masih masuk zona merah yakni Jakarta Selatan, Jakarta Timur, dan Jakarta Utara.

Tiga wilayah lagi yakni Jakarta Pusat, Jakarta Utara, dan Kabupaten Kepulauan Seribu berada dalam zona oranye atau risiko sedang.

Kondisi pada awal November memperlihatkan keadaan yang lebih baik. Semua wilayah di Jakarta ‘daratan’ masuk kategori risiko atau zona oranye. Bahkan Kepulauan Seribu malah berkategori risiko rendah atau zona kuning.

Jakarta Selatan yang masih masuk kategori zona merah per 13 Desember lalu juga memiliki wilayah rukun warga (RW) terbanyak yang masuk kategori zona merah atau zona rawan. Istilah zona rawan ini digunakan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Seperti dilansir laman resmi penanganan Covid-19 di Ibu Kota, corona.jakarta.go.id, ada 46 RW di DKI Jakarta yang masuk kategori zona rawan atau zona merah.

Berikut ini sebaran 46 RW di DKI Jakarta yang masuk kategori zona rawan atau zona merah:

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Terkini

Moda Transportasi Jakarta Makin Terintegrasi

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:13 WIB
X