Ruslan Buton Ajukan Praperadilan, Humas Polri: Silakan

- Rabu, 3 Juni 2020 | 15:13 WIB
Ruslan Buton (kanan) saat hendak dibawa ke Bareskrim Polri
Ruslan Buton (kanan) saat hendak dibawa ke Bareskrim Polri

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Polri mempersilakan mantan anggota TNI AD, Ruslan Buton mengajukan praperadilan atas status tersangkanya. 

Ruslan saat ini telah berstatus tersangka buntut surat terbukanya meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur.

"Silakan karena hak tersangka yang diatur dalam KUHAP," kata Kadiv Humas Polri Inspektur Jenderal Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono saat dihubungi, di Jakarta, Rabu (3/6/2020).

Menurut Argo, pihaknya nantinya akan menyampaikan secara detail soal proses penyidikan yang berujung pada penetapan tersangka Ruslan Buton di persidangan untuk menjadi dasar pertimbangan keputusan Majelis Hakim.

"Dan nanti diuji di sidang praperadilan tentang proses penyidikannya," ujar Argo.

Ruslan melalui tim pengacaranya menilai penetapan tersangka tersebut tidak sah. Alasannya, Ruslan tidak pernah diperiksa dalam statusnya sebagai tersangka.

"Kami ajukan praperadilan ke PN Jakarta Selatan (terdaftar) dengan nomor 62," kata Tonin kepada wartawan. 

Tim Bareskrim Polri bersama Polda Sultra dan Polres Buton menangkap Ruslan di Jalan Poros, Pasar Wajo Wasuba, Dusun Lacupea, Desa Wabula 1, Kecamatan Wabula, Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara pada Kamis (28/5). Dalam kasus ini, barang bukti yang disita polisi yakni satu ponsel pintar dan sebuah KTP milik Ruslan.

Sementara menurut Tonin Ruslan ditetapkan sebagai tersangka pada 26 Mei.

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

2 Kali Langgar PPKM, Holywings Kemang Ditutup 3 Hari

Senin, 6 September 2021 | 11:31 WIB

Holywings Kemang Resmi Ditutup Sementara

Senin, 6 September 2021 | 11:05 WIB

PKK Jaksel Panen Raya Agro Edukasi di Ragunan

Minggu, 22 Agustus 2021 | 09:38 WIB
X