Pemerintah RRC yang Minta 80 Orang Warganya Dideportasi dari Indonesia

- Kamis, 28 November 2019 | 17:46 WIB
Ilustrasi deportasi (Shutterstock)
Ilustrasi deportasi (Shutterstock)

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM -- 80 Warga Negara Asing (WNA) China tersangka kasus penipuan disebut dideportasi atas pemintaan Pemerintah Republik Rakyat China (RRC)

"Kami menerima permohonan dari China dan Kedubes China untuk membantu melakukan penangkapan kasus penipuan online ini, di mana banyak yang jadi korban warga China," kata Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Kombes Iwan Kurniawan, Kamis (28/11/2019). 

Menurut Iwan, permintaan pemerintah RRC dan korban yang seluruhnya adalah warga China menjadi dasar bagi Polda Metro Jaya untuk mendeportasi seluruh tersangka untuk kemudian menjalani proses hukum di RRC.

Polda Metro Jaya sebelumnya mengamankan 85 WNA asal China yang ditengarai merupakan anggota sindikat penipuan Internasional. Namun, setelah diperiksa secara intensif hanya 80 orang yang terbukti sebagai anggota sindikat.

Selain itu, petugas juga turut mengamankan enam WNI saat penangkapan 85 WN China tersebut. Namun enam orang itu terbukti tdak terlibat tindak pidana penipuan dan hanya berstatus saksi.

Iwan juga mengatakan pihaknya sangat terbuka apabila dimintai bantuan oleh aparat penegak hukum China untuk menyelesaikan kasus ini. Termasuk apabila 6 WNI dibutuhkan sebagai saksi.

"Nanti tergantung dari kepolisian China. Untuk BAP ya kita ambil keterangan saksi atau bisa kita kirimkan sesuai dengan prosedur yang berlaku," pungkasnya. 

Editor: Lopi Kasim

Tags

Terkini

2 Kali Langgar PPKM, Holywings Kemang Ditutup 3 Hari

Senin, 6 September 2021 | 11:31 WIB

Holywings Kemang Resmi Ditutup Sementara

Senin, 6 September 2021 | 11:05 WIB
X