Ternyata, Ini Modus Pelaku Pembobolan Bank DKI

- Rabu, 27 November 2019 | 21:36 WIB
Bank DKI (Infobanknews.com)
Bank DKI (Infobanknews.com)

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM --  Penyidik Polda Metro Jaya mengungkap modus pembobolan Bank DKI yang dilakukan 41 orang, dimana 12 orang di antaranya oknum Satpol PP DKI Jakarta. 

Berawal dari penarikan uang di mesin ATM Bersama. Saat penarikan, saldo rekening pelaku hanya berkurang Rp 4.000. Pelaku kemudian mengeksploitasi kebocoran tersebut dengan terus menarik uang. Bahkan menyebarkan celah tersebut ke rekan-rekannya.

"Modus operadinya adalah mengambil uang di ATM Bersama sesuai dengan apa yang diinginkan. Kemudian yang terpotong dalam rekeningnya itu Rp 4000," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus di Polda Metro Jaya, Rabu (27/11/2019). 

Hal itu terus dilakukan oleh para pelaku sejak April hingga Oktober 2019.

Dikonfirmasi secara terpisah, Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Iwan Kurniawan mengatakan awal pembobolan Bank DKI berawal dari ketidaksengajaan.

"Awalnya tidak sengaja, sebagai orang yang berpendidikan harusnya mengetahui ini salah. Kalau mengambil uang di ATM kan harusnya berkurang, kalau tidak berkurang seharusnya lapor, tetapi dia tidak dan mengambil terus," kata Iwan.

Salah satu pelaku bahkan membuat rekening Bank DKI atas nama rekannya, yang kemudian juga digunakan untuk membobol rekening Bank DKI.

"Kemudian ada upaya membuat ATM lain, suruh beberapa temannya buat ATM, dikasih uang, terus ATM-nya dipinjam, terus ambil di ATM itu. Jadi 'mens rea'-nya (niat jahat) di situ," ujar Iwan.

Sebelumnya, Bank DKI Jakarta melaporkan kasus dugaan pembobolan ATM oleh 12 oknum anggota Satpol PP ke kepolisian.

Halaman:

Editor: Lopi Kasim

Tags

Terkini

2 Kali Langgar PPKM, Holywings Kemang Ditutup 3 Hari

Senin, 6 September 2021 | 11:31 WIB

Holywings Kemang Resmi Ditutup Sementara

Senin, 6 September 2021 | 11:05 WIB

PKK Jaksel Panen Raya Agro Edukasi di Ragunan

Minggu, 22 Agustus 2021 | 09:38 WIB
X