Baju Almarhum Wawan Jadi Pengingat Betapa Represifnya Aparat Negara

- Rabu, 13 November 2019 | 06:17 WIB
Suasana Pameran Antologi di M Bloc Space, Jakarta Selatan/Ayojakarta.com - Dhika Alam Noor
Suasana Pameran Antologi di M Bloc Space, Jakarta Selatan/Ayojakarta.com - Dhika Alam Noor

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM —  Dari foto-foto seputar Tragedi Semanggi I, komik kronologi peristiwa itu, dokumen milik korban hingga baju milik Bernardinus Realino Norma Irmawan alias Wawan dipajang dalam Pameran bertajuk Antologi di M Bloc Space, Jakarta Selatan.

Almarhum Wawan adalah mahasiswa Universitas Atma Jaya korban tewas Tragedi Semanggi I, yang ditembak aparat keamanan pada Jumat 13 November 1998. Sedangkan Antologi adalah sebuah peringatan 21 tahun Tragedi Semanggi I yang sudah berlangsung sejak kemarin dan akan ditutup hari ini.

"Ini satu baju yang digunakan Wawan ketika itu, yang juga menjadi kenang-kenangan atau memorabilia untuk mengingat tragedi tersebut," ujar Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, di lokasi pameran, M Bloc Space, Jalan Sisingamangaraja, Jakarta Selatan, Selasa (12/11/2019).

AYO BACA : Pameran Antologi, Kenangan dan Harapan untuk Generasi Kini

Mantan Koordinator KontraS ini mengenang peristiwa Semanggi I yang memakan belasan korban jiwa dari mahasiswa maupun masyarakat umum. Bahkan, ada beberapa orang yang keberadaannya belum diketahui sampai sekarang.

Melalui pameran Antologi, ada harapan agar masyarakat luas tidak melupakan tragedi kemanusiaan yang melibatkan aparat negara; tragedi 21 tahun lampau di masa pemerintahan transisi usai tumbangnya penguasa Orde Baru, Soeharto.

"Khususnya pengingat tuntutan keluarga, termasuk ibu Sumarsih yang merupakan ibu kandung dari Wawan. Banyak keluarga yang kehilangan anak-anaknya dalam peristiwa Semanggi I," ucap Usman.

Pameran Antologi diselenggarakan Koalisi Masyarakat Sipil yang terdiri dari Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Amnesty International Indonesia, Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI), Lembaga Bantuan Hukum Jakarta (LBHI), Front Aksi Mahasiswa Semanggi (FAMSI), Border Rakyat (BORAK) bersama keluarga para korban Semanggi I.

AYO BACA : 'Demokrasi Dikorupsi' Jangan Bernasib Sama dengan Tragedi Semanggi

Halaman:

Editor: Aldi Gultom

Tags

Terkini

2 Kali Langgar PPKM, Holywings Kemang Ditutup 3 Hari

Senin, 6 September 2021 | 11:31 WIB

Holywings Kemang Resmi Ditutup Sementara

Senin, 6 September 2021 | 11:05 WIB

PKK Jaksel Panen Raya Agro Edukasi di Ragunan

Minggu, 22 Agustus 2021 | 09:38 WIB
X