Air di Jakarta Diperkirakan Surut Sore Ini

- Jumat, 26 April 2019 | 14:57 WIB
Petugas Damkar mengevakuasi warga terdampak banjir di kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, Jum'at (26/4/2019). Banjir akibat curah hujan yang tinggi di kawasan Bogor itu mengakibatkan ratusan rumah di enam RT Kelurahan Rawajati terendam hingga mencapai ketinggian empat meter dan sejumlah warga diungsikan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Petugas Damkar mengevakuasi warga terdampak banjir di kawasan Rawajati, Jakarta Selatan, Jum'at (26/4/2019). Banjir akibat curah hujan yang tinggi di kawasan Bogor itu mengakibatkan ratusan rumah di enam RT Kelurahan Rawajati terendam hingga mencapai ketinggian empat meter dan sejumlah warga diungsikan. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

JAKARTA SELATAN, AYOJAKARTA.COM--Operator Suku Dinas Tata Air Bukit Duri, Jakarta Selatan, Tisna memperkirakan tinggi muka air Sungai Ciliwung akan surut menjelang Jumat (26/4/2019) sore.

Menurut dia, air yang telah mencapai ketinggian 890 centimeter ini akan surut pada sore hari. Meskipun demikian, volume air juga diperkirakan akan terus meningkat di siang hari.

"Surutnya paling sore, ini juga pasti masih bertambah lagi (ketinggian air)," ucap Tisna.

Tisna juga menyebutkan bahwa peningkatan air yang berasal dari Bogor dan Depok ini tidak berpotensi banjir, walaupun ini ketinggian air saat ini termasuk paling tinggi pada tahun ini.

"Nggak, kalau banjir nggak. Walaupun ini jarang setinggi ini. Makanya kami kaget juga," katanya.

Pada saat ini, Sungai Ciliwung di Bukit Duri telah memasuki fase siaga dua dengan ketinggian air yang sebelumnya 870 centimeter meningkat menjadi 890 centimeter dalam waktu kurang lebih satu jam.

Menurut Tisna, ketinggian air pada malam hari sebelumnya (25/4) masih normal dan tiba-tiba meningkat pada pagi hari.

"Kemarin ketinggian air di Depok cuma 300 centimeter. Sekarang air dari Katulampa ke Depok dan Depok ke sini. Jadi tinggi," katanya.

Dengan keadaan ini, seluruh operator SDA di daerah Kampung Melayu dan Bukit Duri yang berjumlah 30 orang turun ke lapangan untuk memantau keadaan Sungai Ciliwung.

Halaman:

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

2 Kali Langgar PPKM, Holywings Kemang Ditutup 3 Hari

Senin, 6 September 2021 | 11:31 WIB

Holywings Kemang Resmi Ditutup Sementara

Senin, 6 September 2021 | 11:05 WIB

PKK Jaksel Panen Raya Agro Edukasi di Ragunan

Minggu, 22 Agustus 2021 | 09:38 WIB
X