Wagub DKI Bantah Pasien Covid-19 yang Meninggal Didominasi Isoman

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 13:30 WIB
Wakil Gubernur  DKI jakarta Ahmad Riza Patria(Republika)
Wakil Gubernur DKI jakarta Ahmad Riza Patria(Republika)

GAMBIR, AYOJAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria membantah kalau mayoritas kematian pasien Covid-19 terjadi saat isolasi mandiri atau isoman. Ia mengklaim kematian paling banyak terjadi di rumah sakit.

"Yang paling banyak kematian masih di rumah sakit, daripada di isoman," ucap pria yang kerap disapa Ariza ini di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu 4 Agustus 2021.

Meski tidak memaparkan datanya secara pasti, namun politikus Partai Gerindra tersebut menyebutkan angka kematian di rumah sakit di atas 70%.

"Datanya nanti dicek, tapi rata-rata di atas 70% masih di rumah sakit," terangnya.

Adapun, Ariza mengatakan angka tren kematian akibat Covid-19 di Jakarta beberapa hari terakhir ini sudah menunjukan penurunan jika dibandingkan pada saat beberapa pekan sebelumnya.

"Dan memang dalam dua pekan ada di atas 100, tapi jauh lebih turun dari sblmnya. Sebelumnya pernah sampai 300 per hari, 200 per hari," papar Ariza.

Diketahui, berdasarkan data yang dilihat, angka kematian akibat Covid-19 di Jakarta sempat lebih dari 200 orang meninggal dalam sehari, yakni pada 18 Juli 201 orang, 19 Juli 242 orang, dan 20 Juli 265 orang.

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Anies Resmikan Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Tarakan

Selasa, 28 September 2021 | 17:02 WIB

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X