Makan di Warteg Harus Sudah Vaksin Covid-19, Ariza: Demi Keselamatan Warga

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:14 WIB

TEBET, AYOJAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) mengomentari kebijakan yang dikeluarkan oleh Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta.

Aturan tersebut yaitu kebijakan yang memuat bahwa masyarakat yang hendak makan di warung kelontong (warteg) di Jakarta harus mengantongi sertifikat vaksin Covid-19.

Menurutnya, kebijakan tersebut baik untuk memastikan kesehatan dan keselamatan warga. Aturan ini berlaku selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.

“Kemudian karena ada penurunan yang cukup, akhirnya pemerintah pusat mengambil kebijakan untuk melakukan pelonggaran, diantaranya boleh makan di rumah makan warteg dengan syarat 20 menit,” ujar Ariza lebih rinci, Sabtu 31 Juli 2021.

Aturan tersebut juga mengatur bahwa rumah makan yang diperbolehkan makan di tempat hanya sampai pukul 20.00 WIB. Ketentuan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Kepala Dinas PPKUKM Nomor 402 Tahun 2021.

Tidak hanya masyarakat yang akan menikmati makan di tempat yang harus sudah vaksin, namun pelaku usaha atau pedagang, baik pedagang kaki lima hingga lapak jajanan juga harus sudah vaksin Covid-19.

“Namun kita tetap imbau agar makan lebih baik pesan antar untuk kurangi potensi penyebaran Covid-19. Karena sesungguhnya kita makan tidak ada pilihan, pasti buka masker. Ketika buka masker ini potensi droplet penyebaran virus terjadi,” jelasnya. 

 

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X