Polda Metro Jaya Ungkap Pemalsuan Surat Swab Antigen dan PCR

- Rabu, 14 Juli 2021 | 13:12 WIB
Polda Metro Jaya Tangkap 2 Sindikan Pemalsuan Surat Swab Antigen dan PCR
Polda Metro Jaya Tangkap 2 Sindikan Pemalsuan Surat Swab Antigen dan PCR

KEBAYORANBARU, AYOJAKARTA -- Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menangkap 2 sindikat pelaku pemalsuan surat non reaktif PCR, tes swab antigen, serta dokumen penting seperti KTP, SIM, buku nikah dan ijazah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan petugas kepolisian mengamankan 2 pelaku berinisial NI dan NFA dari sindikat kelompok pertama.

Setelah dilakukan pemeriksaan, NI dan NFA memiliki peran yang berbeda. NFA merupakan mantan karyawan perusahaan percetakan.

"Mereka mencari keuntungan dengan membuat hasil Swab dan PCR palsu. Peran NI mencari castumer di medsos Facebook. Sedangkan NFA mantan karyawan percetakan berperan mencetak surat palsu Swab dan PCR," ujar Yusri.

Yusri menuturkan, kedua pelaku telah melakukan aksi pemalsuan hasil swab antigen dan surat PCR sejak Maret 2021.

Surat keterangan hasil swab antigen dijual seharga Rp100 ribu, sedangkan surat keterangan hasil PCR dipatok harga Rp300 ribu.

Tak hanya memalsukan surat keterangan hasil swab antigen dan PCR, para pelaku juga dapat memalsukan dokumen seperti KTP, SIM, buku nikah dan ijazah.

"Bahkan selain surat palsu swab antigen dan PCR, tersangka NFA juga dapat memalsukan KTP, SIM, Buku Nikah dan Ijazah. SIM palsu di bandrol dengan harga Rp300 ribu, Buku Nikah Rp150 ribu dan Ijazah Rp1 juta," jelasnya.

Sementara itu, petugas kepolisian mengamankan pelaku sindikat kedua yang juga sepasang kekasih berinisial NJ dan NDP.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Denda Prokes PPKM di Jakarta Capai Rp16 Juta Sehari

Minggu, 19 September 2021 | 13:20 WIB

Jelang PTM 1.500 Sekolah, Wagub DKI Beri Pesan Ini

Kamis, 16 September 2021 | 15:45 WIB

Polisi Amankan Rumah Pembuat Pil Ekstasi di Johar Baru

Kamis, 16 September 2021 | 14:33 WIB
X