Anies Geram karena Banyak Pekerja Sektor Non-esensial Daftar STRP

- Selasa, 6 Juli 2021 | 13:49 WIB
Anies Geram karena Banyak Pekerja Sektor Non-esensial Daftar STRP / dok. Suara.com
Anies Geram karena Banyak Pekerja Sektor Non-esensial Daftar STRP / dok. Suara.com

GAMBIR, AYOJAKARTA - Pemprov DKI Jakarta memberlakukan Surat Tanda Registrasi Pekerja (STRP) selama penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat. 

STRP ini berlaku bagi pekerja sektor esensial dan juga sektor kritikal serta bagi perorangan dengan kebutuhan mendesak seperti kunjungan sakit, kunjungan duka, antar jenazah, persalinan, pendamping ibu hamil atau bersalin.

Adapun, mekanisme pengurusan STRP dapat dilakukan lewat website https://jakevo.jakarta.go.id.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengakui situs tersebut sempat mengalami kendala perlambatan hingga menyebabkan hang. 

"Karena kapasitas untuk menampung aplikasi 1 juta pendaftar bersamaan. Hari ini yang masuk 17 juta," kata Anies dalam konferensi pers PPKM Darurat Jawa-Bali di channel YouTube Kemenko Maritim dan Investasi, Selasa 6 Juli 2021. 

Dengan membludaknya jumlah pendaftar ini, Anies meyakini bahwa para pekerja yang bukan berasal dari sektor esensial maupun kritikal banyak yang ikut mendaftar. 

"Kami imbau, hanya sektor esensial dan kritikal yang perlu dan bisa ajukan registrasi," tegas Anies. 

Menyiasati hal ini, Pemprov DKI mulai sekarang hanya mengizinkan perusahaan yang mendaftarkan karyawannya. 

"Yang registrasi bukan pribadi, tapi perusahaan tempat kerja memasukan daftar pegawainya di situ nanti proses verifikasi," jelas Anies. 

Halaman:

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X