Pesepeda Melintas di Luar Jalur Khusus, Polisi Pertimbangkan Sanksi Tilang

- Jumat, 4 Juni 2021 | 14:13 WIB
Ilustrasi pesepeda / Pixabay
Ilustrasi pesepeda / Pixabay

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA -- Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya akan mempertimbangkan sanksi berupa penyitaan sepeda, apabila terdapat pesepeda yang melintas di luar jalur khusus sepeda yang telah disediakan. Tak hanya itu, pesepeda yang melanggar dapat terkena tilang oleh petugas kepolisian.

Namun, rencana pemberian tilang kepada pengendara sepeda balap maupun sepeda biasa masih dalam kajian.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, saat ini Polda Metro Jaya masih tetap mengedepankan langkah preventif dan preemtif, sedangkan pemberian sanksi berupa tilang merupakan opsi terakhir.

"Yang harus digarisbawahi adalah pertama penegakan hukum dengan menggunakan tilang itu adalah the last option (opsi terakhir) dari pada upaya-upaya yang dilakukan kepolisian," ujarnya, Jumat 4 Juni 2021. 

Diberitakan sebelumnya, Polda Metro Jaya akan memberikan sanksi kepada pesepeda yang melanggar berupa penyitaan KTP pesepeda atau sepeda itu sendiri.

"Sebetulnya bukan hanya masalah dendanya, tapi karena ini baru pertama kalinya dilaksanakan di indonesia tentu harus ada SOPnya yang benar.  Misalnya kalau penindakan yang disita apanya, nih? Cukup KTP-nya si pesepada atau sepedanya itu sendiri, bagaimana registrasi dan sebagainya tentu ini harus dibicarakan lebih lanjut," tuturnya.

Sambodo menjelaskan, dasar tilang terhadap pesepeda ini sudah tertuang pada Pasal 299 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Jika aturan ini diterapkan, maka Polda Metro Jaya akan menjadi kepolisian yang pertama menerapkan tilang bagi pesepeda.

"Di Pasal 299 UU Lalu Lintas itu dendanya Rp100 ribu. Sebetulnya bukan masalah dendanya, tapi karena ini baru pertama kalinya dilaksanakan di Indonesia, tentu harus ada SOP-nya yang benar," katanya. 

Halaman:

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Anies Resmikan Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Tarakan

Selasa, 28 September 2021 | 17:02 WIB

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X