Pengendara Motor Langgar Jalur Sepeda, Siap-siap Kena Sanksi Denda

- Selasa, 9 Maret 2021 | 20:39 WIB
Pembatas jalur sepeda permanen di jalan Sudirman, Jakarta Foto: Republika/Thoudy Badai
Pembatas jalur sepeda permanen di jalan Sudirman, Jakarta Foto: Republika/Thoudy Badai

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM –  Bagi pengendara bermotor yang melanggar jalur khusus pesepeda, Pemprov DKI akan menerapkan sanksi denda administrasi. Penerapan denda tersebut setelah pembangunan jalur sepeda permanen sepanjang Jalan Sudirman – Thamrin telah rampung dan dipasang rambu lali lintas.

"Setelah seluruh rambu terpasang dengan baik dan jangka waktu pengenaan sanksi ditetapkan, maka bagi kendaraan bermotor yang melanggar dan masuk ke jalur sepeda akan disanksi," kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo di Balai Kota Jakarta, Selasa (9/3/2021).

Syafrin menjelaskan, sanksi denda tersebut berdasarkan dengan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Dia mengungkapkan, denda yang dikenakan bagi pelanggar adalah maksimum Rp500 ribu.

Meski demikian, Syafrin mengungkapkan, pihaknya bakal mengedepankan sosialisasi kepada masyarakat terkait aturan dan fungsi jalur sepeda permanen itu. Dia menuturkan, Dishub DKI pun terus melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian, dalam hal ini Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya.

"Tapi dalam tataran ini kami kedepankan aspek sosialisasi secara masif agar keberadaan jalur sepeda permanen ini benar-benar digunakan," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah kendaraan bermotor kedapatan memasuki jalur sepeda permanen di Jalan Sudirman-Thamrin. Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria pun meminta masyarakat untuk disiplin.

Menurut Ariza, persoalan ini tidak bisa ditimpakan sepenuhnya kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta. Pemprov DKI sudah membuatkan jalurnya, sarananya, dan regulasinya.

"Tugas masyarakat untuk patuhi, taati, sehingga bisa tertib, disiplin dan memberi kesempatan kepada semua," kata Ariza di kepada wartawan di GOR Baseball Rawamangun, Jakarta Timur, Ahad (7/3).

Pesepeda dan pengemudi kendaraan bermotor harus melaju di jalur masing-masing yang telah disediakan. "Yang pesepeda di jalurnya, tidak boleh menggunakan jalur lain. Sepeda motor juga jangan mengganggu jalur sepeda. Jadi masing-masing," ujarnya.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB

JIS Uji Coba Pasang Rumput Hybird, Ini Keunggulannya

Senin, 20 September 2021 | 15:35 WIB

Presiden Jokowi Resmikan Rusun Pasar Rumput

Senin, 20 September 2021 | 11:07 WIB

BMKG Prediksi Jakarta Diguyur Hujan Malam Ini

Minggu, 19 September 2021 | 21:34 WIB

Denda Prokes PPKM di Jakarta Capai Rp16 Juta Sehari

Minggu, 19 September 2021 | 13:20 WIB
X