Kasus Covid-19 DKI Tambah 3.491, Tertinggi Sepekan

- Sabtu, 30 Januari 2021 | 16:42 WIB
Ilustrasi Covid-19 / Pixabay
Ilustrasi Covid-19 / Pixabay

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat penambahan harian Covid-19 sebanyak 3.491 kasus terkonfirmasi di DKI Jakarta, Sabtu (30/1/2021). Angka ini naik dibanding Jumat lalu, yakni sebanyak 3.448 kasus.
 
Untuk rekor kasus tertinggi di DKI Jakarta terjadi pada 22 Januari 2021 yaitu sebanyak 3.792 kasus. Namun, jika merunut tujuh hari ke belakang, penambahan kasus hari ini merupakan yang tertinggi. 
 
Dari penambahan hari ini, menjadikan total positif Covid-19 di DKI secara kumulatif mencapai 266.244 kasus. Angka tersebut termasuk kumulatif kasus sembuh sebanyak 238.438 kasus serta 4.225 kasus meninggal dunia.
 
Penambahan konfirmasi hari ini menjadikan total kasus aktif di DKI sebanyak 23.581 kasus. Kasus aktif ini lebih rendah dibanding Jumat lalu yakni sebanyak 23.686 kasus.
 
Menurut catatan dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta, kasus aktif tersebut merupakan kasus yang masih menjalani perawatan. Perawatan tersebut meliputi isolasi mandiri maupun perawatan intensif di rumah sakit.
 
Data statistik dari laman covid19.go.id, menyatakan bahwa DKI mulai mencatat ribuan kasus pada 30 Agustus 2020, yaitu sebanyak 1.094 kasus.
 
Melansir grafik covid19.go.id, rincian penambahan kasus harian Covid-19 di DKI selama tujuh hari ke belakang sebagai berikut:
 
24 Januari: 3.285 kasus
 
25 Januari: 2.451 kasus
 
26 Januari: 2.314 kasus
 
27 Januari: 1.836 kasus
 
28 Januari: 2.889 kasus
 
29 Januari: 3.448 kasus
 
30 Januari: 3.491 kasus
 
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta membeberkan kondisi dari ruang isolasi pasien Covid-19 di seluruh rumah sakit di DKI Jakarta. Menurut Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Widyastuti, kondisi ketersediaan tempat tidur isolasi per 24 Januari 2021, hanya menyisakan 14 persen.
 
Adapun prosentase rincian tersebut adalah dari sebanyak 8.055 tempat tidur, sebanyak 6.954 telah terisi. Hal ini membuat Pemprov DKI Jakarta menyiapkan rencana untuk menambah kapasitas tempat tidur isolasi sebanyak 1.941 tempat tidur. Sehingga, kata Widyastuti, total tempat tidur isolasi nantinya sebanyak 9.996 tempat tidur.
 
“Hal yang sama juga terjadi pada ICU kita, di mana kapasitas ICU kita telah terisi sebesar 84 persen dengan jumlah 1.097 tempat tidur ICU dan telah terpakai 921 tempat tidur ICU. Kami juga nantinya akan menambah kapasitas ICU hingga 1.362 tempat tidur ICU,” paparnya pada Minggu (24/1/2021).
 
Dia menjelaskan penambahan fasilitas kesehatan dan para tenaga kesehatan di Jakarta memang akan terus dilakukan guna menekan angka kematian serta meningkatkan angka kesembuhan. 
 
Selain itu, Widyastuti menjelaskan per 24 Januari 2021, dari total kasus konfirmasi positif di DKI Jakarta, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 221.567 dengan tingkat kesembuhan 88,7%, dan total 4.024 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%.

 

 

Editor: Firda Puri Agustine

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB

JIS Uji Coba Pasang Rumput Hybird, Ini Keunggulannya

Senin, 20 September 2021 | 15:35 WIB
X