Sinergitas PPD dan MRT Jakarta Tingkatkan Layanan Transportasi Publik

- Kamis, 12 November 2020 | 12:37 WIB
PPD dan MRT Jakarta jalin kerja sama/dok: beritajakarta.id
PPD dan MRT Jakarta jalin kerja sama/dok: beritajakarta.id

MENTENG, AYOJAKARTA.COM – Untuk meningkatkan pelayanan publik di sektor transportasi, Perum Pengangkutan Penumpang Djakarta (PPD) dengan MRT Jakarta melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman.

Penanandatanganan ini terkait studi pengembangan kerja sama layanan transportasi terintegrasi dalam rangka sistem feeder bagi pengguna MRT Jakarta dan Perum PPD.

AYO BACA : Ini Sebab Tarif Tol Jakarta-Cikampek Naik, Golongan I Jadi Rp20 Ribu

Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa menjelaskan, tujuan kerja sama dilakukan sebagai penjajakan terkait studi pengembangan layanan transportasi terintegrasi antara MRT Jakarta dan bus Perum PPD, dalam hal first and last mile dengan ruang lingkup yang meliputi pembangunan tempat tunggu bagi pelanggan bus PPD di area stasiun MRT Jakarta.

"First mile dan last mile ini bisa dilakukan dengan berjalan kaki dan bersepeda dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Misalnya, pengguna dari rumah menuju ke stasiun MRT Jakarta terdekat dan melanjutkan dengan menggunakan bus Perum PPD menuju kantor atau tempat yang dituju lainnya maupun sebaliknya,” ujar Pande dilansir beritajakarta.id, Kamis (12/11/2020).

AYO BACA : MRT Jakarta Fase 2A Berpotensi Mundur ke Tahun 2027, Wagub Ariza Minta Terobosan Baru Untuk Percepat Pembangunan

Selain melakukan penjajakan terkait studi pengembangan layanan transportasi terintegrasi, Pande menambahkan, pihaknya juga melakukan studi skema penjualan servis bus PPD melalui kanal media komunikasi MRT Jakarta, dan studi skema layanan transportasi terintegrasi multimoda seperti infrastruktur, layanan, dan tiket di luar bus PPD dan MRT Jakarta.

Sementara itu, Direktur Operasi dan Pemeliharaan PT MRT Jakarta (Perseroda), Muhammad Effendi menyebutkan, integrasi antarmoda dipandang penting agar layanan transportasi publik masyarakat dapat meningkatkan jumlah pengguna transportasi umum.

"Sekarang saatnya integrasi dan kolaborasi, bukan lagi kompetisi. Kami juga melihat bus Perum PPD menerapkan protokol kesehatan dengan ketat sehingga dengan itu masyarakat tidak ragu lagi untuk menggunakan transportasi publik," kata Effendi.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Jelang PTM 1.500 Sekolah, Wagub DKI Beri Pesan Ini

Kamis, 16 September 2021 | 15:45 WIB

Polisi Amankan Rumah Pembuat Pil Ekstasi di Johar Baru

Kamis, 16 September 2021 | 14:33 WIB

Ariza Ingin PPKM di Jakarta Turun Level

Senin, 13 September 2021 | 18:06 WIB
X