Bukan Penjarahan, Massa Lakukan Aksi Bakar-bakar di Depan Thamrin City

- Rabu, 14 Oktober 2020 | 08:36 WIB
massa melakukan bakar-bakaran di depan Thamrin City/ ist
massa melakukan bakar-bakaran di depan Thamrin City/ ist

AYO BACA : DKI Jakarta Terlalu Dini Terapkan Kebijakan PSBB Transisi

AYO BACA : Ini Spesifikasi dan Perkiraan Harga Jajaran iPhone 12, Bisa Pesan Jumat Lusa!

TANAH ABANG, AYOJAKARTA.COM - Pihak kepolisian membantah adanya aksi penjarahan yang dilakukan sekelompok massa di Thamrin City Tanah Abang Jakarta Pusat kemarin, Selasa (13/10/2020) malam.
 
Kapolsek Tanah Abang AKBP RM Jauhari mengatakan, massa mendatangi lokasi kemudian menyalakan kembang api dan bakar-bakar di depan Thamrin City. 
 
"Tidak ada penjarahan," kata Jauhari ketika dikonfirmasi. 
 
Jauhari menjelaskan, massa berasal dari kawasan Gambir dan Menteng yang sempat rusuh pada Selasa sore. Mereka lalu dipukul mundur oleh aparat dan kabur ke arah Thamrin City. 
 
Petugas, lanjut dia, juga sudah berhasil memukul mundur massa tersebut dari kawasan Thamrin City. 
 
"Sempat ada gesekan dan tembakan gas air mata," ucapnya.
 
Kondisi di Thamrin City, kata dia, kini sudah kembali aman. Kepolisian talah meminta tokoh masyarakat setempat ikut menjaga kawasan tersebut.
 
Sugianto, salah satu saksi mata, mengatakan, tak ada aksi penjarahan di Thamrin City. Hanya ada aksi bakar-bakar oleh sejumlah massa di depan Thamrin City, tepatnya di Jalan KH Mas Mansyur pada Selasa (13/10/2020) pukul 22.30 WIB.
 
"Tidak aksi penjarahan dari tadi di sini. Cuma tadi massa bakar-bakar di depan," kata Sugianto kepada Republika di lokasi kejadian, Rabu (14/10/2020) dini hari.
 
Ia menyebut, massa yang masih remaja itu datang dari arah Bundaran HI. Mereka lalu melakukan aksi bakar-bakar dan menembakkan kembang api di depan Thamrin City. Aksi mereka hanya berlangsung sekitar setengah jam karena berhasil dibubarkan polisi.
 
"Tadi jam 23.00 WIB. Polisi datang dengan Baraccuda untuk memukul mundur massa itu. Polisi juga tembakkan gas air mata. Jam 11 sudah bubar mereka semua," kata Sugianto.
 
Soraya Nurhuda Nelson, salah satu penghuni di Apartemen Thamrin City, juga membantah adanya aksi penjarahan. Ia juga menyebut hanya ada aksi bakar-bakar.
 
"Ini ada yang sebar hoax bahwa Thamrin City dijarah. Begitu mudahnya informasi tidak benar tersebar di masyarakat," kata Soraya, yang juga memiliki satu toko di Thamrin City, kepada Republika.
 
Sebuah video yang disebut menampilkan aksi penjarahan di Thamrin City, Tanah Abang, Jakarta Pusat, beredar luas di media sosial pada Selasa (13/10/2020) malam. Namun, saksi mata dan polisi membantah kabar tersebut.

AYO BACA : PENCAIRAN BLT (BSU) TERMIN 2: Akhir Oktober atau Awal November Cair, Rekening BCA Butuh Waktu Tambahan

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

Jelang PTM 1.500 Sekolah, Wagub DKI Beri Pesan Ini

Kamis, 16 September 2021 | 15:45 WIB

Polisi Amankan Rumah Pembuat Pil Ekstasi di Johar Baru

Kamis, 16 September 2021 | 14:33 WIB

Ariza Ingin PPKM di Jakarta Turun Level

Senin, 13 September 2021 | 18:06 WIB
X