Hotel Berbintang di DKI Boleh Buka Paket Isolasi Khusus OTG? Berikut 3 Syaratnya!

- Jumat, 2 Oktober 2020 | 17:09 WIB
Ilustrasi isolasi atau karantina Covid-19 - (Pixabay/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi isolasi atau karantina Covid-19 - (Pixabay/fernandozhiminaicela)

TEBET, AYOJAKARTA.COM – Pengusaha perhotelan di DKI Jakarta memiliki peluang untuk membuka paket isolasi terkendali bagi orang yang terpapar virus Covid-19 tanpa gejala (OTG).

Hal ini diperuntukkan untuk hotel yang bukan difasilitas Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) DKI Jakarta, Gumilar Ekalaya.

Ia menyatakan, penyediaan paket isolasi terkendali OTG ini guna memenuhi kebutuhan lokasi isolasi di Jakarta, sekaligus bentuk implementasi dari Peraturan Gubernur (Pergub) No.88 Tahun 2020.

AYO BACA : Tambah 4.317 Orang, Total Kasus Positif Covid-19 Indonesia Capai 292 Ribu (Update 2 Oktober 2020)

“Ini sebagai alternatif bagi OTG yang tidak berkenan untuk isolasi difasilitasi pemerintah pusat maupun Pemprov DKI Jakarta,” ujar Gumilar dilansir beritajakarta.id, Jumat (2/10/2020).

Gumilar melanjutkan, program ini berbeda dari program yang dicanangkan oleh Kementerian Pariwisata (Kemenpar) atau Pemprov DKI. Dalam program ini Pemprov DKI tidak menanggung biaya sewa hotel ataupun memberikan subsidi, baik sebagian atau seluruh biaya yang untuk paket isolasi tersebut.

“Pemerintah Pusat dan Pemprov DKI tidak memberikan subsidi dari pengadaan paket isolasi terkendali. Jadi, ini memang untuk hotel yang berminat menjual paket isolasi berbayar,” kata Gumilar.

Lalu, bagaimana caranya bila pengelola usaha perhotelan berminat jual paket isolasi khusus pasien OTG Covid-19?

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X