BLT PEKERJA FORMAL CAIR 25 AGUSTUS: Tiga Tahapan Validasi Berlapis Data Calon Penerima BLT 2,4 Juta

- Sabtu, 22 Agustus 2020 | 17:51 WIB
[ilustrasi] tahapan validasi berlapis data calon penerima subsidi upah 2,4 juta (dok: BPJamsostek)
[ilustrasi] tahapan validasi berlapis data calon penerima subsidi upah 2,4 juta (dok: BPJamsostek)

TEBET, AYOJAKARTA.COM BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek menerapkan tiga tahap validasi data penerima bantuan langsung tunai (BLT).

Subsidi upah Rp600 ribu disalurkan dalam sebulan selama empat bulan dengan dua kali transfer, yakni total Rp2,4 juta bagi pekerja bergaji di bawah Rp5 juta per bulan.

Direktur Utama BPJamsostek Agus Susanto mengungkapkan, penerapan validasi berlapis dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan dana bantuan tidak tepat sasaran.

“Kami lakukan validasi berlapis agar penerima bantuan subsidi upah (BSU) nantinya memang memenuhi kriteria yang ditentukan, tujuannya tidak lain untuk memastikan bantuan ini tepat sasaran dan tidak disalahgunakan oleh pihak yang tak bertanggung jawab,” kata Agus dalam konferensi pers virtual, Jumat (21/8/2020).

Berikut adalah beberapa tahapan validasi berlapis BPJasmsotek terkait data calon penerima BSU:

1. Validasi awal yang dilakukan bersama pihak eksternal yaitu perbankan. Pada tahap ini lebih dari 13,6 juta (per 21 Agustus 2020) nomor rekening yang telah dikumpulkan, diseleksi berdasarkan validitas nomor rekening, seperti keaktifan dan keabsahan nomor rekening.

Saat ini, BPJamsostek melakukan validasi dengan setidaknya 127 perbankan yang ada di Indonesia.

2. Validitas internal atas data kepersetaan yang memenuhi kriteria seperti tertera pada Permenaker No.14 Tahun 2020, yakni terkait keaktifan kepersetaan BPJamsostek, batas maksimal upah yang ditetapkan dan memastikan calon penerima bantuan dari kategori pekerja peneirma upah.

3. BPJamsostek melakukan validasi berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang disesuaikan dengna kepemilikan rekening. Ini dilakukan untuk menekan kemungkinan terjadinya penerima bantuan ganda karena yang bersangkutan tercatat aktif bekerja di lebih dari satu perusahaan yang berbeda.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Jelang PTM 1.500 Sekolah, Wagub DKI Beri Pesan Ini

Kamis, 16 September 2021 | 15:45 WIB

Polisi Amankan Rumah Pembuat Pil Ekstasi di Johar Baru

Kamis, 16 September 2021 | 14:33 WIB

Ariza Ingin PPKM di Jakarta Turun Level

Senin, 13 September 2021 | 18:06 WIB
X