Kalau Ganjil Genap Berlaku Untuk Motor dan Sepanjang Hari, Begini Nasib Ojol….

- Minggu, 9 Agustus 2020 | 10:49 WIB
Alat pelindung diri (APD) ala pengemudi ojek online alias ojol/dok. pribadi Igun Wicaksono
Alat pelindung diri (APD) ala pengemudi ojek online alias ojol/dok. pribadi Igun Wicaksono

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM – BELAKANGAN ini, bertiup rumor terkait dengan opsi Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerapkan pembatasan kendaraan berdasarkan nomor polisi ganjil genap juga berlaku untuk kendaraan roda dua alias motor. Kalau memang iya, bagaimana dengan ojek online alias ojol di ibukota?

Secara ketentuan, sebenarnya hal itu sudah tercantum dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 51 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar Pada Masa Transisi pasal 17 ayat 2 poin b. Beleid itu menyebutkan: “Kendaraan bermotor pribadi berupa sepeda motor dan mobil beroperasi dengan prinsip ganjil genap pada kawasan pengendalian lalu lintas.

Jelas kan ya, disebutkan kendaraan pribadi itu termasuk juga motor!

Lantas, di Pasal 18 ayat 1 disebutkan penjelasan:

(1). Kawasan pengendalian lalu lintas dengan prinsip ganjil genap sebagaimana dimaksud dalam Pasal 17 ayat (2) huruf a berlaku ketentuan sebagai berikut:

a. setiap pengendara kendaraan bermotor beroda 4 (empat) atau lebih dan roda 2 (dua) dengan nomor plat ganjil dilarang melintasi ruas jalan pada tanggal genap,

b. setiap pen endara kendaraan bermotor beroda 4 (empat) atau lebih dan roda 2 (dua) dengan nomor plat genap dilarang melintasi ruas jalan pada tanggal ganjil; dan

c. nomor plat sebagaimana dimaksud pada huruf a dan huruf b merupakan angka terakhir dan nomor plat kendaraan bermotor roda 4 (empat) atau lebih dan roda 2 (dua).

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB

JIS Uji Coba Pasang Rumput Hybird, Ini Keunggulannya

Senin, 20 September 2021 | 15:35 WIB
X