Ganjil Genap Berlaku, Penumpang Angkutan Umum Naik 4,4%

- Rabu, 5 Agustus 2020 | 10:58 WIB
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (kanan)/ INSTAGRAM: @dishubdkijakarta
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo (kanan)/ INSTAGRAM: @dishubdkijakarta

 

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta mencatat kenaikan jumlah penumpang angkutan umum sebesar 4,4% pada pemantauan hari pertama penerapan sistem pembatasan kendaraan berdasarkan nomor polisi Ganjil Genap dibandingkan dengan sebelum penerapan ketentuan tersebut.

Berdasarkan data yang diperoleh, jumlah penumpang angkutan umum pada 27 Juli 2020 atau sebelum penerapan Ganjil Genap mencapai 742.315 orang. Sementara itu, pada hari pertama penerapan Ganjil Genap pada Senin 3 Agustus 2020 meningkat sebanyak 774.952 orang.

AYO BACA : DAMPAK COVID-19: Jokowi Siapkan Bantuan Rp600 Ribu Selama 5 Bulan Untuk Pekerja Gaji di Bawah Rp5 juta

Secara rinci, jumlah penumpang bus Transjakarta pada 27 Juli 2020 318.155 orang, kemudian meningkat 5,96% menjadi 337.118 orang pada 3 Agustus 2020.

Jumlah penumpang KRL pada 27 Juli 2020 sebanyak 400.600 orang, lalu meningkat 3,5% menjadi 414.637 orang pada 3 Agustus 2020.

Untuk penumpang LRT pada 27 Juli 2020 sebanyak 849 orang, kemudian meningkat 20,85% menjadi 1.026 orang pada 3 Agustus 2020.

AYO BACA : KOPI SUSU CING ABDEL: Kuburan di Depan Rumah & Cerita Tentang Drakula

Sementara itu, untuk MRT malah terjadi penurunan, dari tanggal 27 Juli 2020 yang mencapai 22.711 orang pada 3 Agustus 2020 turun 2,38% menjadi 22.171 orang.

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Terkini

Denda Prokes PPKM di Jakarta Capai Rp16 Juta Sehari

Minggu, 19 September 2021 | 13:20 WIB

Jelang PTM 1.500 Sekolah, Wagub DKI Beri Pesan Ini

Kamis, 16 September 2021 | 15:45 WIB

Polisi Amankan Rumah Pembuat Pil Ekstasi di Johar Baru

Kamis, 16 September 2021 | 14:33 WIB
X