Kapolri: Polisi Terlibat Narkoba Harus Dihukum Mati

- Kamis, 2 Juli 2020 | 11:30 WIB
Kapolri Jenderal Idham Azis (Foto: Republika/Putra M. Akbar)
Kapolri Jenderal Idham Azis (Foto: Republika/Putra M. Akbar)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM – Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis bersikat tegas terhadap pemberantasan narkoba di Tanah Air. Orang nomor satu di jajaran Polri tersebut menyarankan hukuman berat terhadap anggota Polri yang terjerat kasus narkoba.

Menurut Idham, anggota Polri yang terjerat kasus narkoba sepantasnya diberi hukuman mati. Hal itu disampaikan Idham saat berpidato dalam acara pemusnahan barang bukti narkoba di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

AYO BACA : Rayakan HUT ke-74 Bhayangkara, Panglima TNI Berikan Kejutan ke Kapolri

"Kalau polisinya sendiri yang kena narkoba hukumannya harus hukuman mati sebenarnya, karena dia sudah tahu undang-undang, dia tahu hukum, seperti itu," ucap Idham.

"Kita harus bagus, bagaimana kita yang memberantas narkoba kalau kita sendiri bagian dari itu," imbuhnya.

AYO BACA : Polres Sukabumi Kota Tangkap Pengedar Sabu-sabu yang Sempat Buron

Idham menjelaskan bahwa pernyataannya itu bukan tanpa alasan. Sebab, kata dia, bahaya narkoba bisa timbul dari luar dan dalam internal kepolisian sendiri.

Lebih lanjut, Idham pun mengaku selalu bersikap cerewet alias rewel terhadap Direktorat Narkoba. Idham mengungkapkan bahwa dirinya selalu mewanti-wanti anak buahnya untuk menjaga dan segera memusnahkan barang bukti narkoba.

"Bahaya narkoba itu bisa datang dari dua sisi, dari luar bisa orang luar, dari dalam bisa polisinya sendiri. Kalau tidak cepat dimusnahkan, iman goyah, pegang segenggam bisa melihara," ujar Idham.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Jelang PTM 1.500 Sekolah, Wagub DKI Beri Pesan Ini

Kamis, 16 September 2021 | 15:45 WIB

Polisi Amankan Rumah Pembuat Pil Ekstasi di Johar Baru

Kamis, 16 September 2021 | 14:33 WIB

Ariza Ingin PPKM di Jakarta Turun Level

Senin, 13 September 2021 | 18:06 WIB
X