PHK Karyawan, Gojek akan Digugat ke Pengadilan

- Selasa, 30 Juni 2020 | 19:44 WIB
Gojek Akan digugat ke Pengadilan (dok)
Gojek Akan digugat ke Pengadilan (dok)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Perusahaan platform transportasi online Gojek Indonesia akan digugat ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) oleh Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI).

Gugatan ini terkait dengan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) 430 karyawan yang dinilai menyalahi Undang-Undang Ketenagakerjaan.  

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengatakan bahwa pihaknya kini sedang menyiapkan surat kuasa dari karyawan yang di PHK.

AYO BACA : Strategi Pertahankan Bisnis, Gojek PHK 430 Karyawan dan Tutup Dua Layanannya

"Sebagian dari karyawan yang di PHK sudah datang ke kami dan meminta adanya pembelaan dari KSPI," kata Said dalam keterangannya, Selasa (30/6/2020).

Menurut dia, ada tiga hal yang dilanggar oleh manajemen Gojek dalam melakukan PHK. Pertama, Gojek tidak melakukan langkah-langkah yang maksimal untuk mencegah agar tidak terjadi PHK. Termasuk tidak adanya perundingan dengan karyawan. 

"Berdasarkan informasi yang kami terima, karyawan hanya dikumpulkan dan diberitahu. Padahal dalam undang-undang, PHK harus dirundingkan. Bukan disosialisasikan," ujarnya. 

AYO BACA : Pengemudi Ojol Siap

Pelanggaran kedua, di dalam undang-undang tidak dikenal istilah pesangon 4 pekan. Pemberian pesangon harus dilakukan sesuai masa kerja, dengan nilai maksimal 9 bulan upah. 

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Jelang PTM 1.500 Sekolah, Wagub DKI Beri Pesan Ini

Kamis, 16 September 2021 | 15:45 WIB

Polisi Amankan Rumah Pembuat Pil Ekstasi di Johar Baru

Kamis, 16 September 2021 | 14:33 WIB

Ariza Ingin PPKM di Jakarta Turun Level

Senin, 13 September 2021 | 18:06 WIB
X