Positif COVID-19 Jakarta Bertambah 234 Kasus, Tertinggi dalam Beberapa Pekan

- Selasa, 9 Juni 2020 | 19:18 WIB
Peta kasus COVID-19 di DKI Jakarta (corona.jakarta.go.id)
Peta kasus COVID-19 di DKI Jakarta (corona.jakarta.go.id)

GAMBIR, AYOJAKARTA.COM -- Dalam kurun 24 jam terjadi penambahan cukup signifikan kasus positif COVID-19 di Jakarta.

Dari penjelasan Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, penambahan sebesar 234 kasus positif.

Jadi, total positif corona di Ibu Kota sampai hari ini sebanyak 8.276 orang. Penambahan kasus ini tertinggi dalam beberapa pekan. 

Sebaliknya, ada penambahan pasien sembuh sebanyak 164 orang sehingga totalnya menjadi 3.369 orang. 

Angka kematian akibat virus ini mencapai 547 orang.

“Sampai dengan hari ini kami laporkan, 1.442 pasien masih menjalani perawatan di rumah sakit dan 2.918 orang melakukan self isolation di rumah,” kata Ani di Balai Kota Jakarta, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (9/6/2020).

Ani kemudian menyampaikan data orang dalam pemantauan (ODP) yang berjumlah 17.746 orang. Sedangkan pasien dalam pemantauan (PDP) sebanyak 12.406 orang.
 
Pemprov DKI Jakarta juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan metode RT-PCR dengan membangun Laboratorium Satelit COVID-19, berlokasi di sebagian lahan RSUD Pasar Minggu sejak 9 April 2020 dan membangun jejaring dengan 36 laboratorium pemeriksa Covid-19.
 
Secara kumulatif, pemeriksaan PCR telah dilakukan di DKI Jakarta, sampai 8 Juni sebanyak 179.682 sampel.
 
"Pada 8 Juni 2020, dilakukan tes PCR pada 2.343 orang, 1.762 di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru, dengan hasil 194 positif dan 1.824 negatif. Dengan tambahan 40 kasus rapelan dari beberapa Laboratorium swasta, sehingga total kasus baru 234 positif," jelasnya.
 
Selain itu, rapid test juga masih dilakukan di 6 wilayah Kota/Kabupaten Administrasi DKI Jakarta dan Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP). Total sebanyak 170.378 orang telah menjalani rapid test, dengan persentase reaktif COVID-19 sebesar 4 persen atau 6.232 orang dan 164.146 orang dinyatakan non-reaktif.

Untuk kasus reaktif ditindaklanjuti dengan pemeriksaan swab secara PCR dan bila hasilnya positif akan dirujuk ke Wisma Atlet atau dilakukan isolasi secara mandiri di rumah.

"Bagi masyarakat, kami imbau untuk selalu memperhatikan protokol kesehatan, yaitu menggunakan masker, selalu mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau menggunakan hand sanitizer, dan menjaga jarak antarorang minimal 1,5 - 2 meter," imbuhnya.

Halaman:

Editor: Aldi Gultom

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X