Melonjak Signifikan, Kasus Positif Corona Indonesia Bertambah 693

- Rabu, 20 Mei 2020 | 19:29 WIB
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (BNPB)
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto. (BNPB)

RAWASARI, AYOJAKARTA.COM - Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, pada Rabu (20/5/2020), terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 693 orang dalam waktu 24 jam. Kini, total kasus positif Covid-19 di Indonesia menjadi 19.189.

Yurianto mengatakan, pasien sembuh juga bertambah sebanyak 108 orang, sehingga total keseluruhan pasien yang sembuh dari Covid-19 sebanyak 4.575 orang. Sementara, jumlah meninggal masih yakni 21 orang sehingga jumlah pasien meninggal karena Covid-19 sebanyak 1.242 orang.

Yurianto menambahkan, data ini didapat setelah dilakukan pemeriksaan 211.883 spesimen dari 154.139 orang.

"Dari jumlah spesimen yang diperiksa sebanyak itu maka konfirmasi kasus Covif 19 yang kita dapatkan pada hari ini meningkat 693 orang dari pencatatan laboratorium hari ini sehingga totalnya menjadi 19.189 orang, kasus sembuh meningkat 108 orang, dan kasus meninggal tambah 21 orang," ujar Yurianto dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Selasa (19/5/2020).

AYO BACA : Update Corona Indonesia 15 Mei: Positif Bertambah 490 Kasus

Yurianto mengungkap jumlah kabupaten/kota yang melaporkan kasus positif Covid-19 juga bertambah satu daerah lagi sehingga total 391 kabupaten/kota di seluruh provinsi telah memiliki kasus Covid-19.

Sementara, update terbaru orang dalam pemantauan (ODP) maupun pasien dalam pengawasan, adalah yang hingga kini masih dipantau atau sedang dalam perawatan. Jumlahnya per hari ini adalah ODP 44.703 orang atau berkurang dari sehari sebelumnya 45.300 orang. 

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) 11.705, atau meningkat dari sehari sebelumnya 11.891 orang. Saat ini, pasien PDP masih terus menunggu hasil pemeriksaan guna memastikan positif atau negatif virus Covid-19.

Jumlah itu, kata Yurianto, menunjukan penularan masih terjadi di masyarakat."Ini juga memberikan gambaran kepada kita bahwa upaya melindungi diri masih belum berjalan dengan baik, masih kita lihat banyak yang mengabaikan protokol kesehatan, mengabaikan tidak menggunakan masker, mengabaikan tidak menjaga jarak, dan mengabaikan tidak menghindari kerumunan," katanya.

Halaman:

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB

JIS Uji Coba Pasang Rumput Hybird, Ini Keunggulannya

Senin, 20 September 2021 | 15:35 WIB
X