10.000 Popok Dewasa Disumbangkan ke Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet

- Kamis, 9 April 2020 | 21:45 WIB
Donasi popok dewasa Confidence diserahkan ke RS Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet sesuai arahan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Dok. Confidence)
Donasi popok dewasa Confidence diserahkan ke RS Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet sesuai arahan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Achmad Yurianto. (Dok. Confidence)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Petugas medis yang menangani pasien COVID-19 tak hanya membutuhkan dukungan moral tetapi juga perlengkapan yang bisa membantu mereka saat bertugas.

Mengingat keterbatasan stok alat perlindungan diri (APD), seringkali para petugas medis harus berjam-jam menggunakan APD lengkap ketika berdinas melayani pasien COVID-19. Konsekuensinya, mereka harus menahan buang air kecil selama berjam-jam.

PT. Softex Indonesia pun menyadari kebutuhan para tenaga medis. Softex Indonesia melalui Gerakan Confidence Peduli Penanganan Corona di  Indonesia, mendonasikan 10.000 popok dewasa kepada para tenaga medis dan pasien lansia di RS Darurat Penanganan COVID-19 Wisma Atlet, Kemayoran.

Donasi 10.000 popok dewasa tersebut diberangkatkan dengan dua mobil boks ukuran besar. Bantuan terbagi dua yaitu 5000 popok dewasa tipe celana dan 5000 tipe perekat. 

Brand Group Manager PT. Softex Indonesia, Amelia Christine, mengatakan, donasi popok dewasa Confidence diserahkan ke RS Darurat Penanganan Covid-19 Wisma Atlet sesuai arahan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19, Achmad Yurianto. 

“Saya menghubungi dr. Achmad Yurianto, beliau sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan dari Confidence ini. Agar tepat sasaran, beliau berharap bantuan ini bisa langsung diberikan ke RS Darurat Wisma Atlet Kemayoran, karena di sana sangat membutuhkan,” kata Amelia, Kamis (9/4/2020).

Dia menambahkan, donasi 10.000 popok dewasa ini merupakan bukti kepedulian Confidence dalam mendukung penanggulangan wabah COVID-19 di Indonesia. Sekaligus, wujud solidaritas kemanusiaan untuk tenaga medis yang bertugas di garis depan perang melawan virus corona.

Confidence sangat menyadari keterbatasan jumlah APD selama penanganan wabah COVID-19 membuat tenaga medis harus bertahan dalam waktu cukup lama mengenakan baju hazmat dan menahan buang air kecil. Sebab, sekali dibuka, baju itu tidak bisa dipakai lagi. Secara medis, menahan buang air kecil dalam jangka waktu yang lama bisa jadi pemicu gangguan kesehatan, seperti infeksi saluran kemih dan inkontinensia urine. 

“Nah, dengan menggunakan popok dewasa ketika mengenakan baju hazmat, diharapkan bisa menjadi solusi bijak sehingga dokter dan paramedis,” kata Amelia.

Halaman:

Editor: Aldi Gultom

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB

JIS Uji Coba Pasang Rumput Hybird, Ini Keunggulannya

Senin, 20 September 2021 | 15:35 WIB
X