Ini Tugas Berat Wagub DKI Terpilih di Tengah Wabah Virus Corona

- Senin, 6 April 2020 | 21:25 WIB
Wakil Gubernur terpilih Ahmad Riza Patria. (Ayojakarta.com/Khoirur Rozi)
Wakil Gubernur terpilih Ahmad Riza Patria. (Ayojakarta.com/Khoirur Rozi)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Sekretaris Jenderal Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra), Misbah Hasan mengatakan tantangan Wakil Gubernur DKI Jakarta di tengah wabah virus corona cukup kompleks. Salah satunya adalah menjadi penghubung antara Pemprov DKI dengan Pemerintah Pusat.

"Yang perlu dilakukan oleh gubernur dan wagub adalah pembagian peran yang jelas, apalagi di tengah kondisi perekonomian yang mulai melemah karena COVID-19. Wagub bisa mengambil-alih komunikasi antara Pemda DKI dengan Pemerintah Pusat yang kurang baik selama ini," kata Misbah dalam keterangan tertulisnya, Senin (6/4/2020).

AYO BACA : Raih 81 Suara Dewan, Riza Patria Terpilih Jadi Wagub DKI

Kemudian, kata Misbah, Wagub DKI harus bisa ambil peran dalam memastikan program perlindungan sosial berjalan dengan baik. Menurutnya, warga DKI Jakarta saat ini benar-benar membutuhkan dukungan Pemprov DKI.

"Wagub bisa mengambil peran untuk memastikan program-program perlindungan sosial di DKI transparan dan tepat sasaran, serta tidak menimbulkan kebingungan dan chaos di tingkat masyarakat yang terdampak COVID-19," jelasnya.

AYO BACA : Disnakertrans Usul Pendataan Korban PHK dan Dirumahkan Dibuka Lagi

Misbah mengatakan, wagub juga perlu memastikan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat COVID-19. Selain itu, dibutuhkan pula solusi agar masyarakat yang kehilangan penghasilan, bisa tetap bertahan.

"Wagub bisa berperan lebih, misalnya meyakinkan para investor yang sudah masuk di DKI untuk tidak panik dan mencabut investasinya, memastikan tidak ada PHK karyawan akibat covid-19 ini, dan mencari sumber-sumber pendapatan lainnya di tengah kondisi ekonomi yang melemah," katanya.

Meski demikian Misbah tidak yakin wagub diberikan ruang yang leluasa untuk melakukan kerja-kerja tersebut. Terlebih, ujarnya, di sisa masa jabatan kurang lebih dua tahun, yakni berakhir pada 2022.

Halaman:

Editor: Budi Cahyono

Tags

Terkini

Anies Resmikan Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Tarakan

Selasa, 28 September 2021 | 17:02 WIB

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X