Rupiah Keok, Rizal Ramli Tuding Pemerintah Payah

- Kamis, 19 Maret 2020 | 22:32 WIB
Cuitan Rizal Ramli soal anjloknya rupiah terhadap dolar. (Twitter/@RamliRizal)
Cuitan Rizal Ramli soal anjloknya rupiah terhadap dolar. (Twitter/@RamliRizal)

AYO BACA : Berjarak 2 Bulan Diluncurkan, Ini Perbedaan Realme 6i dengan Realme 5i

AYO BACA : PKS Sebut Riza Patria Tidak Penuhi Syarat Sebagai Cawagub DKI

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM - Rupiah keok. Nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS pada Kamis (19/3/2020) sempat menyentuh angka Rp. 16.000 per 1 USD. Atas kondisi itu, Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli menganggap kinerja pemerintahan Presiden Jokowi payah.
 
Lemahnya nilai tukar rupiah ini membuat Rizal Ramli berang. Melalui Twitter-nya, Rizal menulis, "Rupiah akhirnya jebol juga Rp.16.000/$. Tim ekonomi @jokowi memang payah."
 
Rizal mengaku telah memperingatkan potensi krisis yang akan terjadi di Indonesia sejak satu setengah tahun lalu. Namun Rizal menganggap pemerintah terlalu angkuh.
 
"Sudah diingatkan potensi krisis sejak 1,5 tahun yang lalu dan alternatif-alternatif solusi. Keminter & jumawa padahal tidak punya track record 'turn around' makro ataupun korporasi. Yang ada pembisik-bisik angin surga," cuit Rizal.
 
Rupiah melemah akibat corona
 
Nilai mata uang rupiah terus menunjukan pelemahan imbas sentimen negatif virus corona atau Covid-19 pada Kamis (19/3/2020). Nilai tukar rupiah tembus Rp 16.000 per dolar AS.
 
Dari data Bank Indonesia (BI) kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia (BI), Rupiah berada di level Rp 15.712 per dolar AS.
 
Angka tersebut menunjukkan pelemahan 489 poin dari nilai tukar rupiah kemarin yang sebesar Rp 15.223 per dolar AS.
 
Sedangkan pada 18 Maret 2020, kurs jual 1 dolar AS terhadap rupiah, yaitu Rp 15.299 dan kurs beli Rp 15.146 per dolar AS.
 
Penyebaran virus corona atau covid-19 yang kian mengkhawatirkan membuat mata uang rupiah tak berkutik ketika berhadapan dengan dolar AS.
 
Kepala Riset Monex Investindo Futures Ariston Tjendra sebelumnya telah memprediksi pergerakan nilai tukar rupiah pada Kamis (19/3/2020) ini masih akan mendapat tekanan dan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS.

AYO BACA : Tim Peneliti ITB: Pandemi COVID-19 di RI Berakhir April 2020

Editor: Fitria Rahmawati

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X