Dibatasi! Hanya 200 Orang Boleh Hadiri Pemilihan Wagub DKI

- Kamis, 19 Maret 2020 | 11:48 WIB

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM -- Pemilihan wakil gubernur (wagub) DKI Jakarta akan tetap berjalan sesuai jadwal pada 23 Maret mendatang. Namun ada beberapa teknis tambahan yang perlu diatur dalam pemilihan.

Anggota Panitia Pemilihan (Panlih) S. Andyka mengatakan, salah satu syarat tambahannya adalah pemilihan hanya boleh dihadiri oleh 200 orang. Tujuannya untuk memberikan jarak antara orang-orang yang hadir dalam ruangan rapat, sesuai dengan arahan dari Dinas Kesehatan (Dinkes).

Begitu juga dengan awak media akan disiapkan tempat khusus. Namun jurnalis harus menghubungi Sekretaris Panlih terlebih dahulu.

Sisanya, ia menyebut pihaknya akan mengadakan nonton bareng (nobar) acara pemilihan di luar ruangan paripurna. Nantinya masyarakat bisa melihat prosesnya dari layar lebar.

"Kita siap slide di luar, layar di luar kayak nobar jadinya, karena kapasitas sesuai dengan keputusan dinas kesehatan tidak boleh melebihi 200 orang," ujar Andyka saat dikonfirmasi, Kamis (19/3/2020).

Selain itu juga akan dilakukan pemeriksaan yang ketat saat pemilihan. Nantinya siapapun yang hadir akan diperiksa suhu tubuhnya dan tahapan menghindari virus lainnya sejak masuk gedung DPRD.

"Artinya mulai masuk gedung saja, itu sudah mulai proses filterisasi, baru masuk gedung, belum masuk ruang paripurna," pungkasnya.

DPRD Jakarta akan menentukan pengganti Sandiaga Uno. Dua kandidatnya adalah Nurmansyah Lubis dari PKS dan Riza Patria yang ditunjuk Gerindra.

Seluruh berkas telah dilengkapi kedua kandidat setelah sempat diminta revisi. Nantinya pemilihan akan digelar dalam rapat paripurna dengan cara pemungutan suara atau voting tertutup.

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Anies Resmikan Pelayanan Jantung Terpadu RSUD Tarakan

Selasa, 28 September 2021 | 17:02 WIB

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X