Transjakarta Cetak Rekor Jumlah Penumpang

- Kamis, 29 Agustus 2019 | 09:01 WIB
Transjakarta (Antara)
Transjakarta (Antara)

JAKARTA PUSAT, AYOJAKARTA.COM--Direktur Operasional PT Transjakarta Prasetya Budi atau yang akrab disapa Prabu mengatakan, selama uji coba perluasan ganjil-genap terhadap kendaraan pribadi membawa dampak yang signifikan terhadap jumlah penumpang Transjakarta. Bahkan, kata dia, Transjakarta mencapai rekor terbaru jumlah penumpang tertinggi, yakni mencapai 851.902 penumpang pada Senin (26/8) lalu.

"Kita tertinggi penumpang itu dicapai dua hari lalu sampai 851 ribu penumpang. Memang ganjil genap terlihat sudah efektif meningkatkan penumpang," kata Prabu dalam jumpa pers, Rabu (28/8/2019).

Sementara itu, sambung dia, sebelum perluasan ganjil genap diuji coba, jumlah rata-rata penumpang Transjakarta sebesar 700 ribu penumpang per hari. Rekor 761.272 penumpang pun dicapai pada 1 April 2019 lalu. Di sisi lain, Prabu mengungkapkan, dari data sementara Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, jumlah penumpang Transjakarta melonjak lebih besar pada saat tanggal ganjil, yakni sebesar 19 persen.

Sementara, pada saat tanggal genap, jumlah penumpang meningkat sebanyak 16 persen. Ia menyebut, jumlah mobil dengan pelat ganjil memang lebih banyak peningkatannya karena tanggal ganjil setiap bulannya juga lebih banyak dibandingkan tanggal genap.

Prabu menegaskan, pihaknya bersama Dishub DKI Jakarta akan melakukan pemantauan terhadap kondisi jumlah kendaraan pribadi selama masa uji coba perluasan ganjil genap. Sehingga, data terakhir yang akan diperoleh pada masa akhir uji coba, yakni 6 September dan akan digunakan pihak Transjakarta untuk menentukan langkah, seperti menambah jumlah armada bus pada koridor tertentu.

"Kita nanti lihat koridor mana yang penambahan penumpangnya paling banyak, menengah, sedang, atau rendah. Lalu, dari situ juga ada kajian apakah kendaraan pribadi berkurang karena beralih ke Transjakarta atau motor. Lalu, kami akan pertimbangkan jumlah armadanya," kata dia menjelaskan.

Menurutnya, hasil kajian hingga akhir masa uji coba sangat penting karena masyarakat baru akan memutuskan untuk beralih ke transportasi umum setelah sosialisasi berakhir. Untuk diketahui, uji coba perluasan ganjil genap akan berakhir pada 6 September dan mulai 9 September pengendara pribadi akan mulai dikenakan sanksi.

"Saat terakhir uji coba dan pertama dilakukan sanksi pasti beda. Itu akan terus kita evaluasi," ujar dia.

Editor: Rizma Riyandi

Tags

Terkini

Kasus Pengadaan Tanah, Anies Dicecar 8 Pertanyaan di KPK

Selasa, 21 September 2021 | 16:47 WIB
X