Jumlah kasus aktif di DKI Jakarta Masih 6.924 Pasien

- Minggu, 18 April 2021 | 20:13 WIB
Jumlah kasus aktif di DKI Jakarta Masih 6.924 Pasien (ilustrasi)
Jumlah kasus aktif di DKI Jakarta Masih 6.924 Pasien (ilustrasi)

TEBET, AYOJAKARTA -- Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lantaran kasus positif Covid-19 yang masih terus bertambah.

Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, memaparkan berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 8.437 spesimen.

Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 6.749 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 950 positif dan 5.799 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 3.001 orang dites, dengan hasil 88 positif dan 2.913 negatif.

“Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 339.762. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 67.211. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 29 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 6.924 (orang yang masih dirawat/ isolasi),” ungkapnya, seperti dikutip dari siaran pers PPID DKI Jakarta, Minggu (18 April 2021).

Jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 399.075 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 385.615 dengan tingkat kesembuhan 96,6%, dan total 6.536 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.

Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 9,6%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%.

VAKSINASI

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Terkini

X