Memburu Lailatul Qadar di Malam Tanggal Ganjil

- Kamis, 21 Mei 2020 | 08:46 WIB
Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa

AYOJAKARTA.COM -- Di antara hari-hari selama bulan Ramadan, ada satu malam penting. Pada malam ini digambarkan sebagai malam "lebih baik daripada seribu bulan". Apalagi kalau bukan malam lailatul qadar.

Pada malam ini pula diperingati turunnya Al-Qu'ran, kitab suci sebagai petunjuk umat hingga akhir zaman kelak. Sebagaimana firman Allah SWT: 

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qu'ran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah dirimu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhan-Nya untuk mengatur segala urusan. Malam itu malam (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadr ayat 1-5)

Waktu pasti datangnya malam lailatul qadar ini dirahasiakan Allah SWT. Namun menurut hadits Nabi Muhammad SAW yang telah diriwayatkan Bukhari, Nabi memberikan telah mengisyaratkan waktunya.

Rasulullah Muhammad SAW bersabda, yang artinya: "Carilah lailatur qadar pada tanggal-tanggal ganjil dari sepuluh hari akhir bulan Ramadan." (HR Bukhari).

Siapapun yang berhasil mendapatkan lailatul qadar, segala dosa-dosanya akan diampuni.

"Barang siapa shalat pada malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni." (HR Bukhari, 1901).

Dalam kitab Al Muhalla, Ibnu Hazm Al Andalusi berkata: Andaikata Ramadan itu 30 hari, maka dapat dipastikan bahwa awal dari sepuluh malam terakhir adalah malam ke-21. Sehingga, lailatul qadar dimungkinkan jatuh pada malam ke-21, atau ke-23, atau ke-25, atau ke-27, atau ke-29. Karena inilah malam-malam ganjil dari sepuluh malam terakhir.

Salah satu upaya agar bisa memperoleh lailatul qadar dengan berdoa.

Halaman:

Editor: Widya Victoria

Tags

Terkini

Siaga Banjir, Waduk Grogol Dikeruk

Selasa, 10 Agustus 2021 | 15:54 WIB
X