Diperiksa Polisi Soal Pompa Air yang Tidak Berfungsi, Ini Penjelasan Kasudin SDA Jakbar

- Selasa, 7 Januari 2020 | 17:39 WIB
Pompa Pengendali Banjir Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudis SDA) Jakarta Barat. (Foto: Pemkot Jakarta Barat)
Pompa Pengendali Banjir Suku Dinas Sumber Daya Air (Sudis SDA) Jakarta Barat. (Foto: Pemkot Jakarta Barat)

JAKARTA, AYOJAKARTA.COM -- Banjir di wilayah Jakarta Barat pada minggu lalu berbuntut ke ranah hukum. Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (Kasudin SDA) Jakarta Barat, Purwanti Suryandari, dipanggil polisi. 

Ia diperiksa Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Senin (6/1/2020) kemarin. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan pemeriksaannya untuk mengklarifikasi tentang dugaan malfungsi pompa air saat terjadi banjir di wilayahnya.

Lebih spesifik Yusri menyebut, Purwanti diminta memberi keterangan soal pompa air di kawasan Jalan Daan Mogot. Yusri tak membantah laporan terkait kasus itu kemungkinan berasal dari anggota Polri yang melakukan peninjauan ke lokasi banjir.

"Yang bersangkutan hanya diminta untuk mengklarifikasi," jelas Yusri.

Sedangkan Purwanti Suryandari mengaku diperiksa di Polda Metro Jaya untuk diperiksa terkait banjir yang terjadi pada Rabu (1/1/2020). Ia menduga panggilan kepada dirinya berawal dari pelapor yang menganggap pompa air di kawasan Daan Mogot tidak berfungsi saat banjir.

AYO BACA : Pemkot Jakbar Siapkan 10 Pompa Mobile Baru untuk Atasi Genangan

"Ya, tentang banjir tanggal 1 Januari itu. Kan banjir semua Jabodetabek, bukan Jakarta doang kan, kenapa gitu? Mungkin ada aduan pompa kami enggak operasi, mungkin," kata Purwanti dikutip dari Suara.com, Selasa (7/1/2020).

Purwanti mengaku bahwa pompa-pompa air di Daan Mogot masih berfungsi normal sebelum banjir. Soal pompa yang rusak, pihaknya telah mengganti dengan pompa mobile.

"Sebelum banjir datang, pompa kita sih operasi, maksudnya enggak rusak. Kalau ada yang rusak, kami backup sama pompa mobile. Ada satu titik, tapi selebihnya baik-baik saja. Maksudnya, operasi seperti biasa," jelasnya.

Halaman:

Editor: Aldi Gultom

Tags

Terkini

X